Gresik (beritajatim.com) – Ratusan anak yatim piatu dari Desa Munggugebang, Metatu, dan Pundut Trate, Kecamatan Benjeng, Gresik, sumringah saat mendapat santunan dari Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) Gresik.
Santunan tatap muka ini sangat dinanti. Pasalnya, selama dua tahun adanya pandemi covid-19 kegiatan mendatangkan orang sangat dibatasi.
Dewan Penasehat Bumdesma Diana Eviana menuturkan, ada 99 lebih anak yatim piatu yang menerima santunan. Mereka berasal dari tiga desa yang ada di sekitar Kecamatan Benjeng.
[berita-terkait number=”5″ tag=”bumdes”]
“Kami ingin menyampaikan manfaat dan keberkahan untuk adik-adik semua. Ini tanggungjawab Bumdesma, tujuan didirikan untul kembali ke masyarakat melalui dana sosial,” tuturnya, Senin (18/04/2022).
Ia menambahkan, total ada delapan titik acara bhakti sosial yang tersebar di desa yang berada di Kecamatan Benjeng. Acara santunan digelar mulai tanggal 11 sampai 21 April 2022. “Selama sepuluh hari kegiatan kami total ada 516 anak yatim piatu yang kami santuni di tengah Bulan Ramadan,” imbuhnya.
Lebih lanjut Diana mengatakan, kedepan kegiatan seperti ini akan terus dilakukan untuk meringankan beban anak yatim piatu yang berada di sekitar Kecamatan Benjeng. “Mudah-mudahan dengan santunan ini bisa menjadi berkah semua. Sebab, doa anak yatim sangat mujarab,” pungkasnya. [dny/kun]






