Jember (beritajatim.com) – Mental Persid Jember teruji dalam Liga 4 Jawa Timur. Tertinggal dua gol saat melawan Persepam Pamekasan, Jumat (6/2/2026), dalam pertandingan terakhir Grup NN di Lapangan Gelora Bung Sumardji Nganjuk, Macan Raung berhasil menjuarai Grup NN.
Persepam sempat unggul 2-0 melalui aksi Pandu Winata pada menit 5 dan gol Adam Anis pada menit 12. Namun Persid berhasil bangkit dan mencetak gol melalui Ajudya Eka Kurniawan pada menit 42 dan Ahmad Dedi pada pada menit 54.
Dengan hasil ini, Persid memuncaki klasemen NN dengan mengantongi tujuh angka. Kendati memiliki poin yang sama, agregat gol Persid lebih unggul daripada Persepam, 8-3 berbanding 7-4. Sementara itu tuan rumah Persenga selamat dari posisi juru kunci, setelah mengalahkan Triple’s Kediri 5-3.
“Di menit-menit awal kami ketinggalan 2-0, tapi alhamdulillah dengan mentalitas anak-anak sebagai petarung bisa menyeimbangkan skor 2-2,” kata Ketua Yayasan Persid Jember Baru Jember Maju Ardi Puji Prabowo, Sabtu (7/2/2026).
Seharusnya Persid bisa menang. “Kami semestinya dapat penalti karena ada pemain lawan yang hand ball di kotak terlarang,” kata Ardi.
Menghadapi babak semifinal, Ardi mempersiapkan mental dan fisik pemain lebih kuat lagi. “Tentu banyak evaluasi di setiap pertandingan. Kami atas nama yayasan, manajemen, pelatih, pemain ini selalu melakukan evaluasi. Kita duduk bersama, kita ngobrol apa yang bisa saling kita diskusi untuk Persid agar bisa melangkah sejauh ini,” kata Ardi.
Persid saat ini mengajukan diri menjadi tuan rumah semifinal dan final Liga 4 Jatim yang memperebutkan Piala Gubernur. “Stadion JSG sangat layak untuk dijadikan venue semifinal. Misalkan terpilih, kami akan membuat nyaman dan aman tim tamu,” kata Ardi. [wir]






