Gresik (beritajatim.com)- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik melakukan cara unik dalam mengedukasi pengguna jalan agar lebih tertib berlalu lintas. Bukan dengan tilang, para pengendara justru diberikan cokelat sebagai bentuk apresiasi atas kepatuhan mereka saat berkendara.
Kegiatan ini berlangsung di sejumlah titik jalan protokol di Kabupaten Gresik. Salah satunya di Jalan Wahidin Sudirohusodo. Sejumlah personel polisi lalu lintas menghentikan pengendara yang telah mematuhi aturan lalu lintas, seperti menggunakan helm berstandar SNI, membawa kelengkapan kendaraan, serta mematuhi rambu dan marka jalan.
Alih-alih memberikan sanksi, petugas membagikan cokelat sembari menyampaikan pesan keselamatan berlalu lintas. Aksi ini pun disambut antusias oleh para pengguna jalan.
“Saya kira ditilang padahal sudah pakai helm dan surat-surat lengkap. Ternyata malah diberi coklat,” ujar Agus salah satu pengendara roda dua asal Cerme, Selasa (3/2/2026).
Razia kali ini berbeda seperti biasanya. Kegiatan tersebut dikemas dengan pendekatan humanis. Petugas tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga membagikan suvenir berupa gantungan kunci serta cokelat kepada pengguna jalan yang tertib berlalu lintas sebagai bentuk apresiasi.
Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin mengatakan, pendekatan persuasif menjadi kunci utama dalam membangun kesadaran masyarakat.
“Kami ingin lebih dekat dengan masyarakat. Melalui aksi simpatik ini, kami memberikan edukasi langsung tentang potensi bahaya di jalan raya serta pentingnya etika berlalu lintas guna menekan angka kecelakaan,” katanya.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan mampu menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan di tengah masyarakat.
“Keselamatan adalah kebutuhan bersama. Dengan sinergi Polri, Jasa Raharja, dan seluruh pengguna jalan, kami optimistis angka fatalitas kecelakaan di Kabupaten Gresik dapat terus ditekan,” pungkas AKP Nur Arifin. [dny/aje]






