Surabaya (beritajatim.com) – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya berhasil mengevakuasi 30 ekor biawak dari rumah warga sepanjang bulan Januari 2026. Fenomena ini menunjukkan lonjakan kasus hingga lima kali lipat dibandingkan periode musim kemarau sebelumnya.
Kepala DPKP Kota Surabaya, Laskita Rini Sevriani, menyebutkan bahwa kenaikan drastis laporan evakuasi reptil ini dipengaruhi oleh faktor cuaca ekstrem. Curah hujan yang tinggi menyebabkan habitat alami biawak tergenang banjir sehingga mereka berpindah ke area pemukiman yang lebih kering.
Reptil liar ini umumnya menyelinap masuk ke dalam hunian warga melalui celah sempit, lubang dinding, atau pipa saluran air. “Selama satu bulan ini ada 30 ekor hewan biawak yang dilaporkan warga masuk ke rumah. Semuanya telah kita evakuasi,” ujar Rini pada Senin (2/2/2026).
Proses evakuasi sering kali menantang karena hewan tersebut kerap ditemukan petugas bersembunyi di area plafon atap, kamar mandi, hingga kolong dapur. Petugas memastikan bahwa biawak yang telah diamankan akan segera dilepasliarkan kembali ke alam bebas yang jauh dari aktivitas penduduk.
“Setelah berhasil dievakuasi, hewan biawak ini kita lepas kembali ke habitatnya yang jauh dari pemukiman warga. Namun ada juga yang kemudian diminta oleh warga,” kata Rini merinci penanganan pasca-penyelamatan tersebut. Ia menekankan bahwa prioritas utama petugas adalah menjamin keamanan masyarakat dari ancaman gangguan hewan liar di lingkungan mereka.
DPKP Surabaya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan intensitas kerja bakti guna menjaga kebersihan lingkungan di sekitar saluran air utama. Area yang kotor dan lembap menjadi daya tarik tersendiri bagi biawak untuk mencari makan maupun tempat bersarang sementara selama musim penghujan.
“Untuk menjaga supaya biawak-biawak agar tidak masuk rumah jaga kebersihan lingkungan termasuk saluran yang ada disekitar. Selain itu, apabila memerlukan bantuan petugas diimbau untuk segera menghubungi call center kedaruratan 112 Kota Surabaya atau nomor hotline 081131112112,” pungkasnya. [rma/beq]






