Madrid (beritajatim.com) – Alvaro Arbeloa terbukti belum jadi sosok tepat menggantikan Xabi Alonso. Bagaimana tidak. Dari enam laga awal melatih Real Madrid, pelatih 43 tahun itu hanya mempersembahkan 4 kemenangan.
Sekilas, catatan itu terlihat positif. Tetapi, sebenarnya permainan Real sama sekali tidak impresif. Itu terlihat ketika mereka susah payah mengalahkan Rayo Vallecano 2-1 pada jornada ke-22 LaLiga Minggu malam (1/2/2026).
Real sempat unggul terlebih dahulu via Vinicius Junior (15′). Tetapi, tim tamu berhasil menyamakan skor pada menit ke-49 via gol Jorge de Frutos.
Ironisnya, Real sebenarnya unggul jumlah pemain lantaran Pathe Ciss dikartu merah pada menit ke-81. Itu belum termasuk tambahan waktu selama 9 menit. Tetapi, sejumlah keuntungan tersebut tidak kunjung membuat Real mencetak gol kedua hingga laga nyaris berakhir.
Tetapi, Nobel Mendy melanggar Brahim Diaz di kotak terlarang pada menit ke-90+8. Wasit Isidro Diaz de Mera tanpa ragu menunjuk titik putih. Striker Real Kylian Mbappe sukses menjalankan tugasnya.
Bahkan, insiden penalti itu membuat laga harus berlanjut hingga menit ke-90+15′. Rayo juga mendapat kartu merah kedua usai Pep Chavarria diusir wasit pada menit ke-90+14′.
Secara hasil, Real memang menang pada laga yang dimainkan di Estadio Santiago Bernabeu itu. Tetapi secara performa, mereka nyaris tak ada kemajuan jika dibandingkan ketika keok 2-4 dari SL Benfica pada matchday pemungkas Liga Champions (29/1/2026) yang berujung melayangnya tiket otomatis ke delapan besar.
Tambahan tiga poin dari Rayo membuat Real mengoleksi 54 poin. Itu menjaga jarak dengan FC Barcelona yang memimpin klasemen dengan 55 poin. (dio)






