Gresik (beritajatim.com)- Tugas damkar tidak hanya memadamkan api, atau menyelamatkan nyawa orang. Petugas yang siap on call 24 jam lebih dari apa yang diemban saat bertugas.
Salah satunya mengamankan orang gangguan jiwa sambil membawa senjata tajam (sajam) di Desa Abar-Abir, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik.
Kejadian tersebut bermula Auliyah warga setempat sedang ada kegiatan bersama anak-anak sekolah kemarin (31/1). Tiba-tiba ada seorang anak diduga gangguan jiwa. Sambil membawa sajam, dan melakukan tindakan yang tidak wajar serta membahayakan.
Auliyah merasa ketakukan, dan tidak berani keluar. Kemudian menghubungi pihak dinas terkait untuk membantu mengamankan anak ganguan jiwa tersebut sambil melapor ke petugas damkar Pos Dukun.
Menerima laporan tersebut, petugas damkar bergegas menuju ke lokasi. Bersama anggota Polsek Bungah, anak yang mengalami gangguan jiwa langsung diamankan. Usai diamankan, petugas juga mendampingi serta mengantar ke rumah orang tuanya.
“Iya memang benar petugas kami di lapangan mengamankan anak yang mengalami gangguan jiwa bersama petugas Polsek Bungah,” ujar petugas Damkar Gresik, A.Fathoni, Minggu (1/2/2026).
Sementara itu, Auliyah warga Desa Abar-Abir mengaku kaget tiba-tiba anak yang mengalami gangguan jiwa mendatanginya sambil sambil membawa sajam.
“Saya sempat shock tiba-tiba datang sambil mengacungkan sajam ke arah depan. Beruntung setelah berhasil mengelak saya masuk ke ruangan lalu meminta tolong petugas damkar,” pungkasnya. (dny/ted)






