Pamekasan (beritajatim.com) – Kapten Madura United FC, Lulinha, menekankan pentingnya konsentrasi penuh selama 90 menit saat timnya menjamu PSBS Biak di Stadion Gelora Madura Rato Pemelingan (SGMRP) Pamekasan, Sabtu (31/1/2026). Pertandingan yang dijadwalkan kick off pukul 19:00 WIB ini menjadi laga krusial bagi Laskar Sape Kerrab untuk menjauhi ancaman zona degradasi.
Madura United wajib menggagalkan motivasi tim tamu, Badai Pasifik, yang berambisi mencuri poin di markas kebanggaan warga Pamekasan tersebut. Saat ini, kedua tim sama-sama berada dalam posisi sulit karena terpaku di papan bawah klasemen sementara Super League.
Laga kandang ini juga menjadi momentum bagi tuan rumah untuk mengakhiri tren negatif setelah gagal mendulang poin dalam tiga pertandingan terakhir. Dua kegagalan di antaranya bahkan dialami Laskar Sape Kerrab saat bermain di hadapan publik sendiri di Pamekasan.
Lulinha menyatakan bahwa seluruh elemen tim telah menjalani persiapan maksimal guna menghadapi tekanan besar di lapangan nanti malam.
“Saat ini persiapan tim sepanjang pekan ini berjalan dengan baik, dan kami seringkali menekankan pentingnya fokus penuh sejak awal hingga akhir pertandingan, terutama ketika bermain di hadapan pendukung sendiri,” kata Lulinha.
Pemain gelandang sentral ini terus memotivasi rekan setimnya agar menjaga mentalitas petarung selama pertandingan berlangsung. Ia mengingatkan bahwa meraup poin penuh di rumah sendiri memerlukan kerja keras ekstra dan dedikasi tinggi sepanjang laga.
“Kami selalu bicara dengan teman-teman, ini tidak akan mudah. Kami main di kandang, jadi harus fokus selama 90′ menit dan sangat penting membawa semangat Madura di lapangan,” tegasnya.
Madura United saat ini tertahan di peringkat 14 klasemen sementara dengan koleksi 17 poin dari hasil 4 kemenangan dan 5 kali imbang. Dari 18 pertandingan yang telah dilakoni, tim asuhan Carlos Pereira ini sudah menelan 9 kali kekalahan yang cukup menyakitkan.
Lini pertahanan Madura United menjadi perhatian serius setelah kebobolan sebanyak 26 gol dan baru memasukkan 18 gol ke gawang lawan. Jarak poin mereka pun hanya terpaut 5 angka dari Persijap Jepara yang berada di posisi teratas zona merah degradasi.
Sementara itu, PSBS Biak membayangi tepat di posisi 15 dengan selisih hanya 1 poin saja di bawah Madura United. Badai Pasifik juga berjuang keras menghindar dari zona merah karena hanya unggul tipis 4 poin dari kejaran tim terbawah.
Pada pertemuan putaran pertama di Stadion Maguwoharjo Sleman, kedua kesebelasan diketahui hanya mampu bermain imbang tanpa gol. Duel sengit dipastikan kembali tersaji di Pamekasan demi mengamankan posisi masing-masing di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia ini. [pin/beq]






