Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC menargetkan kemenangan penuh saat menjamu PSBS Biak dalam lanjutan Super League di Stadion Gelora Madura Rato Pemelingan (SGMRP) Pamekasan pada Sabtu (31/1/2026) malam. Pertandingan yang dijadwalkan kick off pukul 19.00 WIB ini menjadi momentum krusial bagi Laskar Sape Kerrab untuk menjauh dari kejaran zona degradasi.
Tim kebanggaan warga Pulau Garam ini tengah berupaya keras mengakhiri rentetan hasil minor setelah gagal mendulang poin dalam tiga pertandingan terakhir. Pelatih Madura United FC, Carlos Pereira, menyatakan telah meramu strategi khusus untuk meredam kekuatan tim tamu yang dijuluki Badai Pasifik tersebut.
“Kami sudah menyiapkan sesuatu yang berbeda untuk menghadapi pertandingan ini, dan kami sudah menganalisis kekuatan maupun yang kelemahan dari mereka, termasuk mengantisipasi beberapa sektor yang berpotensi menjadi ancaman,” kata Carlos Pereira pada Sabtu (31/1/2026).
Juru taktik berkebangsaan Brasil ini mengakui telah memetakan setiap celah lawan demi mengamankan poin di kandang sendiri.
Persaingan di papan bawah klasemen diprediksi akan membuat tensi pertandingan meningkat tajam mengingat kedua tim hanya terpaut satu poin. Pereira menegaskan anak asuhnya tidak boleh lengah sedikit pun agar posisi mereka tidak dikudeta oleh tim tamu dalam laga pekan ini.
“Mereka hanya tertinggal satu poin di belakang kami, tapi yang pasti kami tidak bisa membiarkan mereka mendapatkan tiga poin di pertandingan ini,” tegas Carlos. Kemenangan menjadi harga mati bagi Madura United untuk menjaga jarak aman dari kejaran Persijap Jepara yang menghuni zona merah.
Saat ini, Madura United menempati posisi 14 klasemen sementara dengan torehan 17 poin dari hasil 4 kali menang, 5 imbang, dan 9 kekalahan. Lini pertahanan menjadi sorotan utama setelah mereka tercatat sudah kebobolan sebanyak 26 gol dari 18 laga yang telah dijalani musim ini.
Di sisi lain, PSBS Biak membayangi tepat di peringkat 15 dengan koleksi 16 poin, atau hanya unggul 4 poin dari batas akhir zona degradasi. Kondisi ini membuat kedua tim dipastikan akan tampil habis-habisan guna menghindari ancaman turun kasta ke liga kasta kedua.
Catatan pada putaran pertama menunjukkan kedua tim memiliki kekuatan yang cukup berimbang saat bermain di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Saat itu, Madura United dan PSBS Biak harus puas berbagi angka setelah mengakhiri pertandingan dengan skor kacamata alias 0-0.
Dukungan suporter di Pamekasan diharapkan menjadi pemain ke-12 yang mampu membakar semangat juang Laskar Sape Kerrab sepanjang 90 menit laga. Manajemen Madura United berharap kehadiran penonton di stadion dapat membantu tim kembali ke jalur kemenangan dan memperbaiki performa tim di liga.
Pertandingan malam nanti juga menjadi ujian konsistensi bagi barisan depan Madura United yang baru mampu mengemas 18 gol hingga pertengahan musim. Carlos Pereira dituntut mampu memaksimalkan potensi pemain depannya untuk merobek jala gawang PSBS Biak yang dikenal memiliki pertahanan solid. [pin/beq]






