Magetan (beritajatim.com) – Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti melantik dan mengambil sumpah 185 pejabat administratur dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magetan, di Pendapa Surya Graha, Jumat (30/1/2026).
Pelantikan ini menjadi langkah strategis untuk mengisi kekosongan jabatan serta menjaga agar roda pemerintahan tetap berjalan optimal.
Dalam sambutannya, Bupati Nanik menegaskan bahwa pelantikan tersebut merupakan momentum penguatan komitmen pengabdian aparatur sipil negara kepada masyarakat Magetan.
“Pelantikan ini adalah momentum penguatan komitmen kita untuk memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat Magetan yang tercinta,” ujar Nanik.
Ia menjelaskan, kekosongan jabatan yang terjadi selama ini disebabkan oleh masa purna tugas dan mutasi sebelumnya. Kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi menghambat kinerja pemerintahan.
“Kita tidak ingin mesin pemerintahan melambat hanya karena banyak posisi yang kosong. Penempatan Bapak Ibu didasarkan pada kebutuhan organisasi guna memastikan setiap unit kerja memiliki personel yang cakap,” tegasnya.
Bupati menekankan bahwa akselerasi roda pemerintahan sangat bergantung pada kelancaran pelayanan publik. Pejabat administrator dan pengawas memiliki peran vital karena berada di garis depan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.
“Tidak boleh ada urusan masyarakat yang terhambat atau terbengkalai hanya karena proses transisi jabatan yang terlalu lama. Kita ini adalah pelayan masyarakat,” kata Nanik.
Ia menuntut agar para pejabat yang baru dilantik mampu menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan transparan, sehingga berdampak langsung pada meningkatnya kepuasan publik terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Magetan.
Terkait proses pengisian jabatan, Nanik memastikan seluruh tahapan telah dilakukan secara cermat, transparan, dan akuntabel, serta telah memperoleh pertimbangan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Hal ini menjamin bahwa administrasi kepegawaian kita berdiri di atas landasan hukum yang kuat, sehingga saudara dapat bekerja dengan tenang dan penuh percaya diri,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyebut jabatan administrator dan pengawas sebagai jembatan strategis antara kebijakan dan implementasi teknis. Para pejabat diminta segera beradaptasi, memahami budaya kerja di tempat baru, meningkatkan inovasi, serta menjaga integritas sebagai abdi negara.
Pelantikan ini juga disebut sebagai bagian penting dalam mewujudkan visi pembangunan daerah yang tertuang dalam Sapta Karsa, khususnya dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan harmonis, sekaligus mendorong pertumbuhan perekonomian daerah.
Secara khusus, Bupati Nanik memberikan penekanan kepada para Camat dan Lurah agar bersikap tegas dan bertanggung jawab dalam menertibkan bangunan serta pedagang liar di ruang publik melalui pendekatan edukatif dan koordinasi sejak dini.
Selain itu, ia menyoroti persoalan sampah yang menjadi perhatian serius Pemkab Magetan. “Pemerintah Kabupaten Magetan akan meluncurkan gerakan pilah sampah secara besar-besaran di rumah tangga, kantor, dan sekolah. Pimpinan wilayah bertanggung jawab penuh atas keberhasilan program ini,” pungkasnya.
Dengan pelantikan 185 pejabat tersebut, Pemkab Magetan berharap kinerja birokrasi semakin profesional, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta adaptif terhadap tantangan pembangunan ke depan. [fiq/suf]






