Mojokerto (beritajatim.com) – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Rabu (28/1/2026) siang, menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa lokasi. Akibat pohon tumbang tersebut sempat menutup akses jalan di beberapa titik.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim mengatakan, kejadian tersebut dipicu cuaca ekstrem sebagaimana terpantau melalui aplikasi BMKG Juanda. Intensitas hujan yang cukup tinggi disertai hembusan angin kencang membuat pohon tidak mampu menahan beban.
“Total ada tiga lokasi pohon tumbang akibat cuaca ekstrem. Seluruhnya sudah berhasil dievakuasi dan kondisi lalu lintas kembali normal. Lokasi pertama berada di Desa Lebakjabung, di mana pohon jati dengan diameter sekitar 40 sentimeter tumbang ke badan jalan. Kejadian ini sempat menghambat mobilitas warga sebelum akhirnya dievakuasi,” ungkapnya.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas di luar rumah ketika hujan deras dan angin kencang, serta menghindari berteduh di bawah pohon besar yang rawan tumbang,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Jatirejo, AKP Agus Setiawan menjelaskan, jika pohon jenis jati di Desa Lebakjabung tumbang sekitar pukul 13.15 WIB setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras sejak pukul 13.00 WIB. “Curah hujan tinggi disertai angin menyebabkan satu batang pohon jati tumbang dan menutup badan jalan penghubung Desa Jatirejo–Desa Lebakjabung,” tambahnya.
Proses evakuasi dilakukan secara gotong royong oleh personel Polsek Jatirejo, Koramil Jatirejo, BPBD Kabupaten Mojokerto, relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mojokerto, serta warga setempat. Pembersihan menggunakan gergaji mesin dan peralatan manual, dan rampung sekitar pukul 14.15 WIB.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian materiil berupa satu batang pohon tumbang,” tegasnya. [tin/but]






