Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC tertahan di posisi 14 klasemen sementara pasca laga perdana putaran kedua Super League 2025-2026, khususnya setelah gagal mendulang poin ketika bertandang ke markas Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Jum’at (23/1/2026).
Pada laga tersebut, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab harus puas dikalahkan Macan Kemayoran dengan skor 2 gol tanpa balas. Sekaligus memupus harapan mereka menambah poin untuk memperbaiki posisi di tangga klasemen.
Akibat hasil tersebut, tim binaan Carlos Periera masih harus puas menempati posisi 14 klasemen sementara dengan torehan 17 poin berkat hasil 4 kali menang, 5 kali imbang, serta 9 laga lainnya berakhir dengan kekalahan.
Terlebih dari total poin yang dikumpulkan, mereka baru mampu mencetak 18 gol dan sudah kebobolan sebanyak 26 gol dari 18 laga yang dijalani. Serta hanya unggul 5 poin dari tim teratas penghuni zona merah degradasi, Persijap Jepara.
Selanjutnya, tim kebanggaan suporter Madura Bersatu dijadwalkan akan kembali menjalani laga berat melawan PSBS Biak di Stadion Gelora Madura Rato Pemelingan (SGMRP) Pamekasan, Sabtu (31/1/2026) mendatang.
Laga berat tersebut tidak lepas dari kondisi tim lawan, PSBS Biak yang berada tepat di atas zona merah degradasi. Mereka hanya unggul 4 poin dari Persijap, serta tertinggal 1 poin dari Madura United. [pin/aje]






