Surabaya (beritajatim.com) – Kesehatan tubuh tidak hanya dipengaruhi oleh jenis makanan yang dikonsumsi, tetapi juga kebiasaan saat makan. Tanpa disadari, pola makan yang keliru bisa berdampak buruk bagi pencernaan hingga meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis. Berikut sejumlah kebiasaan makan yang sebaiknya dihindari agar tubuh tetap sehat dan berfungsi optimal.
1. Makan Terlalu Cepat
Kebiasaan makan dengan terburu-buru membuat tubuh tidak memiliki waktu yang cukup untuk mengenali rasa kenyang. Otak membutuhkan waktu sekitar 15–20 menit untuk menerima sinyal bahwa perut sudah terisi.
Jika makan terlalu cepat, seseorang beresiko makan berlebihan yang dapat memicu gangguan pencernaan, perut begah, hingga kenaikan berat badan.
2. Makan Terlalu Dekat dengan Waktu Tidur
Makan sebelum tidur masih menjadi kebiasaan yang sering dilakukan, terutama setelah aktivitas padat seharian. Padahal, saat tubuh bersiap untuk beristirahat, sistem pencernaan justru dipaksa bekerja keras. Kondisi ini dapat menurunkan kualitas tidur dan menghambat proses pemulihan tubuh.
Tak hanya itu, makan larut malam juga dikaitkan dengan gangguan metabolisme, peningkatan berat badan, hingga risiko penyakit seperti diabetes dan gangguan jantung. Idealnya, makan malam dilakukan setidaknya dua hingga tiga jam sebelum tidur.
3. Makan Sambil Menggunakan Gadget
Kebiasaan makan sambil bermain ponsel atau menonton layar membuat fokus terhadap makanan berkurang. Akibatnya, seseorang sering tidak menyadari jumlah makanan yang dikonsumsi. Kondisi ini dapat menyebabkan porsi makan menjadi berlebihan dan meningkatkan risiko makan tanpa kontrol.
4. Makan dalam Kondisi Stres
Saat stres, banyak orang menjadikan makanan sebagai pelarian emosional. Biasanya, pilihan makanan jatuh pada makanan tinggi gula, lemak, dan garam. Jika dilakukan terus-menerus, kebiasaan ini dapat memicu obesitas dan meningkatkan risiko penyakit kronis seperti diabetes serta penyakit jantung.
5. Pola Makan Diselingi Minum Terlalu Sering
Minum air saat makan sebenarnya tidak dilarang. Namun, jika terlalu sering dilakukan di sela-sela makan, hal ini dapat mengganggu proses pencernaan. Perut bisa terasa cepat penuh dan kembung, sehingga muncul rasa kenyang sebelum kebutuhan nutrisi benar-benar terpenuhi.
Untuk hasil yang lebih optimal, disarankan minum secukupnya saat makan dan melanjutkan konsumsi air sekitar 30–60 menit setelah makan.
6. Makan Sambil Beraktivitas
Kesibukan seringkali membuat seseorang makan sambil bekerja atau memilih makanan cepat saji karena praktis. Padahal, makanan jenis ini umumnya mengandung lemak trans, gula, dan garam dalam jumlah tinggi.
Jika dikonsumsi secara berlebihan, makanan cepat saji berisiko memicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari obesitas, diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, stroke, hingga kanker.
Mengubah kebiasaan makan memang tidak mudah, tetapi langkah kecil yang konsisten dapat memberikan dampak besar bagi kesehatan jangka panjang. Mulai dari makan lebih perlahan, mengatur waktu makan, hingga lebih sadar saat mengonsumsi makanan, semua bisa menjadi investasi penting untuk tubuh yang lebih sehat. [mnd/aje]






