Surabaya (beritajatim.com) – Pemain anyar Persebaya Surabaya, Pedro Matos, langsung mendapat perhatian publik sepak bola Tanah Air. Mantan penggawa Semen Padang itu mengaku cepat beradaptasi dan merasa nyaman bersama skuad Bajul Ijo.
Debut Pedro Matos bersama Persebaya berlangsung manis. Ia turut mengantarkan Persebaya meraih kemenangan 3-0 atas PSIM Yogyakarta dalam laga yang digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (25/1/2026).
Pada pertandingan tersebut, Pedro Matos menjadi satu dari tiga pemain baru yang diturunkan pelatih Persebaya Bernardo Tavares. Gelandang asal Portugal itu masuk pada menit ke-72, menggantikan Milos Raickovic, dan langsung menyatu dengan permainan tim.
“Saya merasa luar biasa. Ini adalah debut yang bagus. Kami melakukan pekerjaan yang sangat baik melawan tim yang sulit,” ujar Pedro Matos kepada awak media, Rabu (27/1/2026).
Menurut Matos, PSIM Yogyakarta sempat memberikan tekanan dengan menciptakan sejumlah peluang. Namun, ia menilai lini belakang Persebaya tampil disiplin dan solid sepanjang laga.
“Mereka menciptakan banyak peluang, tetapi pertahanan kami sangat kokoh,” ungkapnya.
Pedro Matos juga menyoroti efektivitas Persebaya dalam memanfaatkan momentum ketika permainan mulai terbuka. Ketepatan dalam penyelesaian akhir menjadi faktor penentu kemenangan telak tersebut.
“Ketika permainan mulai sedikit terbuka, kami cukup akurat dan berhasil mencetak gol kedua serta ketiga untuk menyudahi pertandingan,” jelasnya.
Pemain berusia 26 tahun itu berharap hasil positif ini bisa menjadi awal konsistensi Persebaya di laga-laga berikutnya. Ia pun mengaku sudah tak sabar merasakan atmosfer pertandingan kandang bersama Bonek.
“Untuk pertandingan berikutnya, saya berharap semuanya berjalan lancar. Kami ingin meraih tiga poin karena itu yang paling penting,” pungkas Pedro Matos.(way/ted)






