Jombang (beritajatim.com) – Sentra Wisata Kuliner (SWK) Ahmad Dahlan Kabupaten Jombang merayakan HUT ke-1 dengan penuh kemeriahan pada Sabtu malam (24/1/2026). Acara tersebut semakin hidup dengan penampilan spektakuler dari Kumpulan Jombang Carnival, yang berhasil menarik perhatian ratusan warga yang hadir.
Peringatan sederhana namun penuh semangat ini menandai perjalanan setahun SWK sebagai wadah ekonomi kreatif, dengan Bupati Warsubi dan pejabat lainnya turut hadir dalam acara yang berlangsung di kawasan Jl. Ahmad Dahlan.
Nampak pula Ketua Forum Rembuk Masyarakat Jombang (FRMJ) sekaligus Ketua Serikat Pedagang Kaki Lima (Spekal) Kabupaten Jombang, Joko Fattah Rochim. Para pelaku usaha dan pedagang kaki lima yang berada di SWK turut hadir, dengan puncak acara ditandai dengan pemotongan tumpeng.
Dalam sambutannya, Bupati Warsubi mengungkapkan apresiasi terhadap perjalanan SWK yang telah memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal, meskipun mengakui bahwa dalam usia satu tahun ini, masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki.
“Kami menyadari sepenuhnya bahwa dalam perjalanannya, SWK ini masih belum sempurna. Masih ada hal yang perlu dibenahi dan ditata. Oleh karena itu, Pemkab Jombang berkomitmen melakukan pembinaan dan pengembangan berkelanjutan agar manfaatnya benar-benar dirasakan pedagang maupun pengunjung,” ujar Bupati Warsubi.
Bupati Warsubi juga menekankan bahwa SWK bukan hanya sekadar tempat untuk berjualan makanan, tetapi juga sebagai ruang interaksi sosial dan pelestarian kekhasan kuliner asli Jombang. Dia berpesan kepada para pedagang kaki lima agar senantiasa menjaga keharmonisan dan solidaritas antar sesama pedagang, guna menciptakan suasana yang nyaman bagi pengunjung.
“Jadilah komunitas pedagang yang solid. Saling mendukung dan menjaga, sehingga tercipta suasana nyaman bagi siapa saja yang datang berkunjung,” tambahnya.
Tak hanya itu, Bupati Warsubi juga mengungkapkan kebijakan penting lainnya yang ditujukan untuk kesejahteraan masyarakat, yakni penurunan nilai Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Sebesar Rp15,1 miliar dianggarkan untuk menurunkan ketetapan pajak ini, yang diyakini akan membantu meringankan beban masyarakat dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pajak sebagai sumber pembiayaan pembangunan.
“Tahun ini, kita turunkan ketetapan pajak PBB-P2 sekitar Rp15,1 miliar. Ini adalah komitmen kami untuk perlindungan sosial dan meringankan beban masyarakat, agar ekonomi rumah tangga tetap stabil dan warga lebih taat pajak, karena dari pajak ini untuk membiayai pembangunan dengan sebaik-baiknya,” jelas Warsubi, yang disambut tepuk tangan hadirin.
Selain itu, Bupati juga memberikan edukasi mengenai pembagian tanggung jawab dalam perbaikan infrastruktur jalan dan penerangan jalan umum, agar masyarakat lebih memahami peran masing-masing pihak dalam meningkatkan kualitas infrastruktur.
Bupati Warsubi menutup sambutannya dengan harapan besar agar Sentra Wisata Kuliner ini semakin berkembang di masa depan, menarik lebih banyak pengunjung, dan menjadi penggerak ekonomi lokal yang kuat.
“Akhir kata, atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Jombang, Saya mengucapkan selamat ulang tahun yang pertama untuk Sentra Wisata Kuliner Kabupaten Jombang. Semoga ke depan semakin berkah, semakin maju, dan semakin bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Jombang. Aamiin ya rabbal aalamiin,” pungkas Bupati Warsubi. [suf]






