Ngawi (beritajatim.com) – Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Ngawi melaksanakan pemeriksaan keamanan pangan (food safety) secara ketat di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Kasreman, Jumat (23/1/2026). Langkah ini menjadi bagian dari pengawasan kualitas program Makan Bergizi (MBG) guna memastikan asupan yang diterima masyarakat memenuhi standar kesehatan.
Kepala Seksi Dokkes Polres Ngawi, Ipda Joko Priyono, Amd.Kep., memimpin langsung jalannya pemeriksaan bersama tim ahli food safety. Petugas meneliti secara mendetail setiap komponen menu yang disajikan, mulai dari nasi putih, rolade ayam, tumis kol dan wortel, tahu goreng, hingga buah anggur.
Prosedur pemeriksaan dilakukan melalui dua tahap utama, yakni uji organoleptis dan pemeriksaan kimia secara menyeluruh. Uji organoleptis menitikberatkan pada penilaian fisik seperti bentuk, warna, aroma, dan rasa untuk memastikan kualitas kesegaran bahan makanan.
Tim medis juga melakukan uji kimia secara presisi untuk mendeteksi keberadaan zat berbahaya yang mungkin terkandung dalam makanan. Berdasarkan hasil pengujian di lokasi, seluruh menu dinyatakan dalam kondisi normal dan sepenuhnya layak untuk dikonsumsi oleh penerima manfaat.
Petugas memastikan tidak ditemukan adanya kandungan zat beracun seperti arsenik, sianida, nitrit, maupun formalin pada sampel yang diambil. Keamanan pangan ini menjadi prioritas utama agar program pemenuhan gizi nasional dapat berjalan efektif tanpa risiko kesehatan bagi masyarakat.
Penanggung jawab SPPG Polres Ngawi di Kecamatan Kasreman, Ellysa Putri Setyaningrum, menyatakan pihaknya terus memperkuat sinergi dengan tim kesehatan profesional. Ellysa menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas bahan makanan serta memastikan proses pengolahan selalu mengacu pada standar operasional prosedur yang berlaku.
Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, menegaskan bahwa pengawasan food safety ini adalah bukti nyata komitmen institusi dalam mendukung kesehatan publik. Program Makan Bergizi diharapkan mampu memberikan dampak positif yang maksimal bagi pertumbuhan dan kualitas hidup warga Ngawi.
“Pengawasan keamanan pangan harus dilakukan secara rutin agar makanan yang disajikan benar-benar aman, sehat, dan memberikan manfaat maksimal bagi penerima program,” ujar AKBP Prayoga. Beliau menambahkan bahwa transparansi dalam proses penyediaan gizi adalah elemen penting yang harus dijaga secara berkelanjutan.
Selama proses pemeriksaan berlangsung, situasi di SPPG Kasreman terpantau aman, tertib, dan berjalan sesuai dengan protokol yang ditetapkan. Sidokkes Polres Ngawi akan terus mengagendakan pengawasan berkala sebagai langkah preventif guna menjaga standar kesehatan pangan di wilayah hukum Kabupaten Ngawi. [fiq/beq]






