Malang (beritajatim.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Malang Raya pada hari ini, Kamis, 22 Januari 2026.
Masyarakat diimbau untuk menyiapkan perlengkapan hujan ekstra karena hampir seluruh wilayah diprediksi akan diguyur hujan dengan durasi panjang, mulai pagi hingga malam hari.
BMKG Juanda melaporkan bahwa Kota Malang (meliputi Blimbing, Kedungkandang, Klojen, Lowokwaru, dan Sukun) akan mengalami cuaca basah sejak pagi. Hujan dengan intensitas ringan diprediksi turun terus-menerus mulai pukul 09.00 WIB hingga petang. Namun, kewaspadaan perlu ditingkatkan pada malam hari.
“Memasuki pukul 20.00 WIB hingga 22.00 WIB, cuaca ekstrem berupa hujan petir diprediksi melanda wilayah pusat kota yakni Klojen, Lowokwaru, dan Sukun,” dikutip dari data visual laman resmi BMKG Juanda.
Kondisi cuaca ekstrem juga terjadi di wilayah Kabupaten Malang dengan waktu yang berbeda-beda. Pada pagi hari pukul 09.00 WIB hingga 10.00 WIB, hujan petir sudah mengguyur wilayah Karangploso dan Poncokusumo.
Pergeseran awan hujan petir berlanjut ke wilayah lain pada siang dan sore hari. “Wilayah Ampelgading berpotensi hujan petir pada pukul 14.00 hingga 15.00 WIB. Sementara wilayah Kepanjen, Gondanglegi, dan Pakisaji diprediksi mengalami hujan petir pada sore menjelang malam, antara pukul 16.00 WIB hingga 19.00 WIB,” catat laporan tersebut.
Beralih ke Kota Batu, cuaca ekstrem terjadi lebih awal. Kecamatan Bumiaji dan Junrejo diprediksi mengalami hujan petir pada pagi hari pukul 09.00 WIB.
Selebihnya, cuaca di Kota Batu didominasi hujan ringan sepanjang hari hingga malam. Menjelang tengah malam pukul 23.00 WIB, hujan di wilayah Junrejo diprakirakan mereda dan berganti menjadi udara kabur.
Memasuki dini hari Jumat, 23 Januari 2026, intensitas hujan di sebagian besar wilayah Malang Raya diperkirakan mulai menurun, menyisakan cuaca berawan dan udara yang cukup dingin akibat hujan seharian. [dan/aje]






