Sampit (beritajatim.com) – Terminal Peti Kemas (TPK) Bagendang, salah satu motor penggerak ekonomi Kalimantan Tengah, menutup tahun 2025 dengan catatan gemilang. Terminal yang dikelola PT Pelindo Terminal Petikemas ini membukukan arus peti kemas sebesar 75.175 TEUs, tumbuh signifikan sebesar 4% dibandingkan tahun sebelumnya.
Kenaikan ini bukan sekadar angka. Di balik pertumbuhan tersebut, terdapat transformasi efisiensi yang luar biasa. Meski jumlah kunjungan kapal mengalami penyesuaian, volume barang yang masuk justru meningkat berkat optimalisasi kapasitas kapal dan kecepatan bongkar muat yang kian mumpuni.
Terminal Head TPK Bagendang Bumiharjo, Akhmad Fajar, mengungkapkan bahwa kunci keberhasilan tahun ini terletak pada produktivitas lapangan yang melampaui target.
“Kami mencatatkan Box Ship Hour (BSH) sebesar 19,46, jauh di atas target 17. Begitu juga dengan Berth Crane Hour (BCH) yang mencapai 28,27,” ujar Fajar. Ia menambahkan bahwa kebijakan menambah jam operasional dari 20 jam menjadi 21 jam per hari terbukti menjadi “game changer” dalam mempercepat arus logistik.
Keberhasilan ini pun mendapat apresiasi dari pengguna jasa. Kepala Operasional PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) Cabang Sampit, Cahya Agung Saputra, mengakui bahwa perbaikan kinerja TPK Bagendang berdampak langsung pada efisiensi pelayaran.
“Penambahan jam kerja operasional sangat membantu. Ke depan, kami berharap TPK Bagendang bisa segera merealisasikan operasional penuh 24/7 di tahun 2026 untuk semakin memaksimalkan arus kapal,” harap Cahya.
Tak ingin berpuas diri, TPK Bagendang telah menyiapkan strategi ekspansi untuk tahun 2026. Fokus utamanya adalah pengadaan satu unit Container Crane baru. Saat ini, operasional masih mengandalkan satu unit crane utama.
Dengan tambahan alat berat tersebut, TPK Bagendang optimis dapat menekan waktu tunggu kapal (waiting time), meningkatkan kapasitas layanan bongkar muat secara drastis. Hingga memperkuat posisi Sampit sebagai gerbang utama logistik Kalimantan Tengah.
Sebagai bagian dari PT Pelindo Terminal Petikemas yang mengelola 32 terminal di seluruh Indonesia, TPK Bagendang terus berkomitmen menjadi tulang punggung distribusi barang yang andal, efisien, dan berstandar internasional demi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.[rea]






