Gresik (beritajatim.com)– Naas dialami Budi Rahayu (51) warga Desa Tanahlandean, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik. Korban tewas tenggelam di Waduk Gogor usai terpeleset saat mancing bersama rekannya.
Kapolsek Balongpanggang, AKP Wiwit Mardiyanto, mengatakan peristiwa tersebut terjadi kemarin (18/1) bermula korban bersama rekannya Bagus Prasetyo memancing ikan di sekitar waduk.
“Saat asyik memancing rekan korban mendengar suara benda terjatuh ke dalam waduk. Saat dicek, korban sudah dalam kondisi tenggelam,” katanya, Senin (19/1/2026).
Mengetahui ada yang tenggelam lanjut AKP Wiwit, rekan korban segera meminta bantuan warga sekitar untuk mengevakuasi korban ke atas tanggul waduk. Namun, saat berhasil diangkat, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
“Anggota kami yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan. Selanjutnya, korban dievakuasi ke rumah duka serta dilakukan pemeriksaan luar oleh petugas medis,” ungkapnya.
Dari hasil pemeriksaan petugas medis. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban dinyatakan meninggal dunia akibat tenggelam.
“Atas kejadian ini, kami juga meminta keterangan sejumlah saksi, diantaranya Tarno, warga Kabupaten Mojokerto, dan Bagus Prasetyo, yang merupakan rekan korban saat memancing. Dari hasil keterangan sementara, korban diduga terpeleset saat berada di tepi waduk,” imbuh Wiwit.
Sebagai langkah lanjutan, pihak kepolisian melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Gresik, mengumpulkan barang bukti serta keterangan saksi, dan menyelidiki penyebab pasti meninggalnya korban.
“Pihak keluarga korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan ikhlas atas meninggalnya korban. Kasus ini pun dinyatakan sebagai peristiwa kecelakaan murni,” ujar AKP Wiwit. [dny/aje]






