Surabaya (beritajatim.com) – Menteri Sosial (Mensos) RI, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) membuka acara Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk Kepala Sekolah dan Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat (SR) se-Jatim di Kantor BPSDM Jatim, Jumat (16/1/2026)
“Sekolah Rakyat ini bukan sekolah biasa. Sekolah ini memang dirancang untuk pengentasan kemiskinan. Ada sisi perlindungan, rehabilitasi dan pemberdayaan. Sekolah ini dirancang dengan kurikulum khusus, guru-guru khusus, dan lulusan khusus. Mereka menjadi pintar, terampil, dan jadi agen perubahan bagi keluarganya masing-masing,” kata Gus Ipul dalam sambutannya.
Menurut Gus Ipul, yang tampil dalam membaca puisi, menyanyi dan bisa berbahasa asing adalah anak-anak istimewa. “Mereka masuk dalam kategori kurang mampu, kurang beruntung, sederhana, dan miskin. Secara khusus, Presiden Prabowo menyebutnya sebagai invisible people (masyarakat yang penderitaannya tidak terlihat). Ada anak tukang parkir, anak buruh tani, dan lainnya,” tukasnya.
Harta terakhir mereka, menurut dia, adalah asa atau harapan. “Negar harus menyelamatkan harta terakhir keluarga kurang mampu. Selama enam bulan ini kita membuktikan. Harapan yang dijaga dan dikawal, menghadirkan prestasi. Bangga saya melihat anak-anak sekolah rakyat. Semoga terus berprestasi,” pungkasnya. (tok/aje)






