Manchester (beritajatim.com) – Untuk saat ini, Manchester City unggul segalanya dari Manchester United. Meski andai United tidak memecat Ruben Amorim sekali pun. Tetapi, City justru harus ekstrawaspada kepada United yang saat ini dilatih Michael Carrick jelang matchweek ke-22 Sabtu malam (17/1/2026) di Old Trafford.
Sebab, Carrick bisa jadi ganjalan bagi City jika merujuk pada periode pertama dia melatih United 21 November 2021-2 Desember 2021. Kala itu, dua dari tiga laga Carrick adalah menghadapi sesama big six, Chelsea dan Arsenal.
Hasilnya? United seri 1-1 dengan Chelsea (28/11/2021) dan mengalahkan Arsenal 3-2 (2/12/2021). Dua laga itu bisa jadi motivasi untuk menghadapi City di derbi edisi ke-198 ini.
Itu belum termasuk rekor di lima pertemuan terakhir. United dan City masing-masing menorehkan dua kemenangan.
“Masih banyak pertarungan besar yang harus dituntaskan musim ini. Kami siap memberikan yang terbaik terutama bagi para suporter sebagai balasan dukungan luar biasa selama ini (United dalam krisis, Red)” papar Carrick dilansir Manchester Evening News.
Tetapi, Guardiola punya rekor cukup impresif ketika menjalani derbi Manchester. Dari 26 pertemuan, mantan pelatih FC Barcelona dan Bayern Munchen itu menorehkan 14 kemenangan. Dalam 26 pertemuan tersebut, City mencetak 51 gol dan kebobolan 34 kali.
Psikis The Citizens saat ini juga lebih baik. Mereka belum terkalahkan di 13 laga terakhir sejak dipermalukan Bayer Leverkusen di Liga Champions (26/11/2026).
“Aku penggemar berat Carrick. Dia salah satu holding midfielder terbaik yang pernah ku lihat. Selevel dengan Xabi Alonso dan Sergio Busquets,” ujar tactician City Pep Guardiola. Secara implisit, dia mewaspadai United yang kini ditangani Carrick. (dio)
Perkiraan pemain:
Manchester United (4-2-3-1): 31-Lammens (g); 2-Dalot, 5-Maguire, 6-Martinez, 23-Shaw; 18-Casemiro, 37-Mainoo; 19-Mbeumo, 8-Fernandes (c), 10-Cunha; 30-Sesko
Pelatih: Michael Carrick
Manchester City (4-1-4-1): 25-Donnarumma (g); 27-Nunes, 45-Khusanov, 68-Alleyne, 33-O’Reilly; 16-Rodri; 20-Bernardo, 10-Cherki, 47-Foden, 42-Semenyo; 9-Haaland
Pelatih: Pep Guardiola






