Gresik (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Gresik mengalokasikan anggaran sebesar Rp261 miliar untuk memperbaiki sejumlah jalan poros desa (JPD) yang mengalami kerusakan di berbagai wilayah. Perbaikan ini ditujukan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Sebanyak tujuh ruas jalan poros desa di Kecamatan Balongpanggang dan Kecamatan Benjeng ditargetkan selesai dikerjakan pada tahun 2026. Ruas-ruas tersebut masuk dalam skala prioritas karena memiliki peran penting sebagai jalur utama mobilitas warga dan distribusi hasil ekonomi desa.
Wakil Bupati Gresik dr Asluchul Alif menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan menjadi perhatian utama pemerintah daerah karena berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.
“Perbaikan jalan menjadi perhatian utama kami. Infrastruktur jalan yang baik sangat menentukan kelancaran aktivitas masyarakat sekaligus pergerakan ekonomi daerah. Untuk itu, pelaksanaannya harus benar-benar tepat sasaran,” ujar dr Asluchul Alif, Kamis (15/1/2026).
Mantan Wakil Ketua DPRD Gresik itu menjelaskan, peningkatan kemantapan jalan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Sepanjang tahun 2025, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik telah melaksanakan perbaikan infrastruktur jalan dengan total panjang mencapai 22,257 kilometer.
Perbaikan tersebut menggunakan berbagai jenis konstruksi, mulai dari beton, aspal, hingga paving, yang tersebar di 37 titik di sejumlah kecamatan.
“Perbaikan jalan tidak dapat dilakukan secara parsial. Saya mendorong DPUTR untuk memperkuat kolaborasi dengan perangkat daerah terkait, khususnya para camat di wilayah yang memiliki ruas jalan rusak,” imbuhnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman menyampaikan bahwa perbaikan jalan dilakukan dengan memprioritaskan ruas-ruas yang memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kami menargetkan tahun 2028 kondisi jalan mantap. Tapi tahun ini diupayakan untuk skala prioritas salah satunya jalan poros desa,” pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Gresik berharap, melalui percepatan perbaikan jalan poros desa, kualitas infrastruktur dasar di wilayah perdesaan dapat semakin merata dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan. [dny/beq]






