Surabaya (beritajatim.com) – Liga Tendang Bola (LTB) gandengan Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand Tri dan Yamaha Fazzio di ajang Yamaha Fazzio LTB with Tri 2026. Liga futsal pelajar yang akan dihelat pada 16 Januari hingga 1 Februari mendatang ini, diyakini tak sekadar kompetisi olahraga biasa, melainkan sebuah ekosistem berkelanjutan yang memadukan olahraga, kreativitas, dan pengalaman digital terdepan.
Sejak debutnya pada 2023, Liga Tendang Bola (LTB) telah bertransformasi dari kompetisi tingkat kota menjadi ajang sportainment berskala regional yang mencakup Surabaya, Gresik, hingga Mojokerto. Pada musim 2026 ini, skala kompetisi semakin luas dengan melibatkan 72 tim futsal pelajar dari berbagai sekolah di Jawa Timur.
Dukungan Tri dalam ajang ini mencerminkan komitmen jangka panjang untuk hadir di ruang-ruang positif yang relevan dengan gaya hidup pelajar. Tidak hanya sekadar sponsor, Tri menyediakan konektivitas digital tingkat tinggi seperti HiFi Air 5G guna memastikan pengalaman digital penonton dan peserta tetap maksimal.
“Kami percaya generasi muda membutuhkan ruang yang aman, positif, dan berkelanjutan untuk bertumbuh. Melalui kolaborasi di Liga Tendang Bola 2026, Tri ingin hadir lebih dekat dengan pelajar dan menjadi bagian dari perjalanan mereka dalam meraih prestasi dan membangun karakter,” ungkap Sigit Herprabowo, SVP Head of Region East Java Indosat Ooredoo Hutchison Indonesia.
Hal yang serupa juga disampaikan oleh Tantri Raihani, Public Relations Yamaha STSJ, yang mengatakan jika ajang ini sejalan dengan semangat Fazzio sendiri yang memang mengusung anak muda yang dinamis dan sportif.
Bagi para peserta, LTB adalah panggung pembuktian diri. Denny Fatur Rochdji (17), Kapten tim futsal SMAN 10 Surabaya, mengaku bahwa ajang ini memberikan rasa bangga yang luar biasa. “Liga Tendang Bola bukan cuma soal tanding, tapi soal kebersamaan dan kebanggaan membawa nama sekolah,” tuturnya.
CEO Hypenamic Group selaku penyelenggara, Muhammad Aldiansyah, menambahkan bahwa kehadiran Tri sebagai penyedia layanan internet yang identik dengan Gen Z memberikan energi baru pada musim ini. Apalagi semua pendaftaran dan informasi lainnya seputar event ini semua dilakukan secara online di website resmi LTB.
“Dukungan Yamaha Fazzio dan Tri memperkuat pengalaman penonton dan peserta. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut untuk membuka lebih banyak ruang inspirasi bagi anak muda di Jawa Timur,” jelas Aldiansyah.
Dengan jangkauan puluhan ribu penonton offline dan ratusan ribu penonton online, Liga Tendang Bola 2026 menjadi bukti bahwa sinergi antara olahraga dan teknologi digital dapat menciptakan dampak sosial yang masif.
Melalui inisiatif ini, Tri kembali menegaskan posisinya bukan hanya sebagai penyedia layanan telekomunikasi hemat dengan sinyal cepat, tetapi juga sebagai mitra strategis yang menghubungkan serta menginspirasi Gen Z untuk berani bermimpi besar di dalam maupun di luar lapangan.[rea]






