Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya bersiap menghadapi ujian berat saat menjamu Malut United pada pekan ke-17 Super League 2025/2026. Duel yang masuk kategori big match ini akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya pada Sabtu (10/1/2026) sore.
Menatap laga kandang tersebut, Persebaya datang dengan modal tren positif. Dalam lima pertandingan terakhir, tim berjuluk Bajul Ijo belum tersentuh kekalahan dengan catatan dua kemenangan dan tiga hasil imbang.
Konsistensi itu mengantarkan Persebaya bertahan di papan tengah klasemen, tepatnya di posisi ketujuh dengan koleksi 25 poin dari 16 laga.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares menilai Malut United sebagai lawan yang komplet dan berpotensi merepotkan. Menurutnya, kekuatan tim tamu tidak hanya bertumpu pada pemain asing, tetapi juga ditopang deretan pemain lokal berpengalaman.
“Malut United akan menjadi tim yang sulit, karena jika kita menganalisisnya, kita melihat pemain-pemain berpengalaman seperti Tyronne, Ciro, Yakob, Yance, mereka memiliki banyak pemain berpengalaman, mereka juga memiliki pemain lokal yang bagus,” ujar Tavares.
Tavares juga menegaskan bahwa Persebaya berada dalam posisi yang tidak diunggulkan. Pasalnya, Bajul Ijo belum pernah mencatatkan kemenangan atas Malut United sejak kedua tim bertemu di kompetisi resmi.
Pada musim 2024/2025, Persebaya dua kali berjumpa Malut United. Hasilnya, satu kekalahan 0-2 dan satu laga lainnya berakhir imbang tanpa gol.
“Kita harus rendah hati dan melihat bahwa sekarang kita akan bermain melawan Malut United. Persebaya belum pernah menang melawan Malut United. Jadi, mereka sedang dalam kondisi prima. Mereka adalah tim yang paling jarang kalah,” ungkapnya.
Di sisi lain, Malut United menunjukkan performa yang lebih stabil sepanjang musim. Tim asal Maluku Utara itu kini bercokol di peringkat keempat klasemen sementara setelah mengumpulkan 34 poin dari jumlah pertandingan yang sama.
Pelatih Malut United, Hendri Susilo memprediksi laga di GBT tidak akan berjalan mudah. Ia menyadari kehadiran Bernardo Tavares di kubu Persebaya mampu meningkatkan motivasi tim tuan rumah.
“Melawan Persebaya bukan pekerjaan mudah. Kehadiran (Bernardo) Tavares tentu menambah motivasi mereka yang akan tampil all out,” kata Hendri.
Meski demikian, Malut United datang dengan persiapan matang. Hendri memastikan timnya telah menyiapkan rencana permainan untuk meredam tekanan Persebaya yang bermain di hadapan pendukung sendiri.
“Tetapi, kami sudah menyiapkan game plan untuk mengantisipasi situasi tersebut,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh pemain berada dalam kondisi siap tempur. Hendri berharap Ciro Alves dan rekan-rekannya mampu menjalankan strategi yang telah disusun demi meraih hasil maksimal.
“Semua pemain yang ada di sini dalam kondisi siap. Kami datang untuk bermain tanpa beban dan semoga para pemain bisa menjalankan game plan dengan baik sehingga mendapatkan hasil terbaik,” pungkas Hendri. (faw/but)






