London (beritajatim.com) – Arsenal benar-benar belajar dari pengalaman. Kekalahan 1-2 dari Aston Villa pada matchweek ke-15 (6/12/2025) tidak terulang pada matchweek ke-19 saat melawan tim yang sama. The Gunners malah menang 4-1 pada Rabu dini hari (31/12/2025).
Semua gol Arsenal pada laga yang dimainkan di Emirates Stadium itu terjadi di babak kedua. Yakni via Gabriel Magalhaes (48′), Martin Zubimendi (52′), Leandro Trossard (69′), dan Gabriel Jesus (78′). Sedangkan gol hiburan Villa dicetak oleh Ollie Watkins (90+4′).
“Kami tahu laga ini sulit karena mereka (Villa, Red) sangat tangguh. Tetapi, 45 menit kedua kami sempurna,” papar tactician Arsenal Mikel Arteta kepada BBC.
Tiga poin dari Villa sekaligus memastikan Arsenal sebagai juara paro musim Premier League. Mereka mengoleksi 45 poin. Unggul 5 poin dari runner-up Manchester City yang akan menghadapi Sunderland Jumat dini hari (2/1/2026).
Tetapi, predikat juara paro musim justru menghadirkan trauma bagi Arsenal. Bagaimana tidak. Sejak era Premier League, mereka total 6 kali menjadi juara paro musim. Sebelum musim ini, Arsenal juga melakukannya pada 2022–2023, 2015–2016, 2013–2014, 2002–2003, dan 1996–1997.
Apesnya, tidak ada yang berujung jadi juara di enam musim tersebut. Justru Arsenal juara ketika jadi runner-up pada paro musim. Itu terjadi di musim 2003–2004 dan 2001–2002. Ketika juara musim 1997–1998 mereka bahkan ada di posisi 6 pada paro musim.
Januari 2026 bakal sangat krusial bagi Arsenal. Sebab, mereka akan menjalani 9 laga di semua ajang. 5 di antaranya di Premier League. Jika sukses sapu bersih, peluang untuk juara kali pertama sejak 2003–2004 bakal lebih terbuka.
“Banyak hal hebat di 2025. Dan, kami semua tahu apa yang kami inginkan di 2026,” lanjut Arteta. (dio)






