Gresik (beritajatim.com) – Gresik United mengubah target pada kompetisi Liga 3 musim ini. Jika sebelumnya membidik promosi ke kasta yang lebih tinggi, manajemen bersama tim pelatih kini memilih bersikap realistis dengan menjadikan target utama bertahan di Liga 3 grup D.
Perubahan target tersebut disampaikan usai kemenangan Gresik United atas Persiba Bantul dengan skor 2-0 pada laga yang digelar di Lapangan Pasiran TNI AL Surabaya, Jumat (26/12/2025).
Dua gol kemenangan skuad berjuluk Laskar Joko Samudro masing-masing dicetak oleh Bhirawa Anoraga pada menit ke-6 dan Wahyu Agung pada menit ke-10. Hasil positif ini menjaga asa Gresik United untuk terus meraih poin di sisa pertandingan.
Manajemen mengakui perubahan target tersebut merupakan hasil evaluasi atas performa tim di beberapa laga awal. Inkonsistensi permainan, proses adaptasi pemain, serta kondisi fisik menjadi sejumlah faktor yang melatarbelakangi penyesuaian target musim ini.
Pelatih Gresik United, Andik Ardiansyah, menegaskan fokus tim saat ini adalah membenahi organisasi permainan dan mengumpulkan poin demi poin agar terhindar dari zona degradasi.
“Kami fokus meraih poin untuk bertahan di Liga 3. Mudah-mudahan di laga berikutnya pemain bisa lebih fokus dan tidak terpengaruh keputusan wasit. Secara permainan, anak-anak sebenarnya sudah bermain cukup baik,” ujarnya.
Pelatih asal Gresik tersebut menilai bertahan di Liga 3 menjadi langkah penting sebagai fondasi sebelum tim kembali memasang target lebih tinggi pada musim mendatang.
Manajemen Gresik United juga meminta dukungan penuh dari suporter agar para pemain tetap termotivasi. Menurut manajemen, bertahan di Liga 3 bukanlah kemunduran, melainkan bagian dari proses pembenahan tim secara menyeluruh.
Dengan sisa pertandingan yang ada, Gresik United bertekad tampil lebih disiplin dan konsisten demi mengamankan posisi di Liga 3 serta menjaga eksistensi klub kebanggaan masyarakat Gresik tersebut. [dny/but]






