Pasuruan (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Pasuruan terus fokus memperkuat iklim usaha untuk menarik minat investor sepanjang tahun 2025. Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil positif dengan meningkatnya penanaman modal pada setiap periode pelaporan.
Pada triwulan ketiga tahun ini, nilai investasi yang masuk tercatat mencapai Rp121,48 miliar. Capaian tersebut dinilai menjadi sinyal kepercayaan pelaku usaha terhadap prospek ekonomi Kota Pasuruan.
Kepala DPMPTSP Kota Pasuruan, Indra Gunawan menyampaikan bahwa pertumbuhan investasi konsisten mengalami peningkatan dari triwulan ke triwulan. “Trennya terus naik, dan ini menunjukkan daya saing Kota Pasuruan semakin kuat,” ujarnya.
Data dinas mencatat investasi triwulan pertama mencapai Rp29,208 miliar, kemudian naik menjadi Rp42,414 miliar pada triwulan kedua, dan kembali meningkat menjadi Rp49,860 miliar pada triwulan ketiga. Lonjakan terbesar tercatat pada sektor tersier dengan porsi 96 persen dari total nilai investasi.
Indra menjelaskan sektor perdagangan, reparasi, transportasi, gudang, hingga telekomunikasi menjadi penyumbang terbesar dari penanaman modal yang masuk. “Penyumbang investasi terbesar dari sektor perdagangan, reparasi, transportasi, gudang, telekomunikasi,” ungkapnya.
Meski realisasi sudah mencapai lebih dari separuh target, selisih sekitar Rp176 miliar masih harus dikejar untuk memenuhi target investasi Pemkot tahun 2025 sebesar Rp297,7 miliar. Pemkot tetap optimis pencapaian maksimal akan terjadi pada akhir tahun.
Indra menyebut triwulan ketiga dan keempat selalu menjadi periode dengan penetrasi investasi tertinggi karena percepatan belanja daerah menjelang tutup tahun. Ia menilai minat investor tetap stabil karena Kota Pasuruan dianggap ramah terhadap pelaku usaha.
DPMPTSP memastikan pelayanan administrasi perizinan dan investasi terus dipermudah untuk menarik masuk modal baru. “Layanan bagi pelaku investasi di Kota Pasuruan dipermudah, kami juga ada aplikasi Pasti Provit yang menampilkan keunggulan Kota Pasuruan,” kata Indra. (ada/but)






