Kediri (beritajatim.com) – Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin memimpin Apel Pagi di Halaman Balai Kota Kediri, Senin (15/12/2025), sekaligus menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Kediri atas kinerja dan dedikasi dalam menjaga keberlangsungan pemerintahan serta pelayanan publik menjelang akhir tahun anggaran 2025.
Dalam amanatnya, Wawali yang akrab disapa Gus Qowim menyampaikan terima kasih kepada seluruh ASN dan jajaran BUMD yang telah menunjukkan komitmen pelayanan sepanjang tahun.
“Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemkot Kediri atas kerja keras, dedikasi, dan pengabdian yang telah ditunjukkan sepanjang tahun ini. Termasuk Perumda Pasar Joyoboyo, PDAM Tirta Daha dan Perumda BPR yang berada dalam barisan apel pagi ini,” ujarnya.
Tahun Tidak Ringan, Pelayanan Tetap Terjaga
Gus Qowim menegaskan bahwa tidak seluruh capaian pemerintahan selalu tampak secara langsung. Namun, setiap upaya yang dilakukan dengan sungguh-sungguh memiliki arti penting bagi pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Menurutnya, tahun 2025 bukanlah tahun yang ringan, namun kebersamaan dan konsistensi kerja mampu menjaga roda pemerintahan tetap berjalan dengan baik.
OPD Diminta Maksimalkan Serapan APBD
Memasuki minggu-minggu terakhir Desember, Gus Qowim mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar segera memaksimalkan penyerapan APBD, terutama pada pos anggaran yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Saya mengingatkan kepada seluruh OPD untuk segera memaksimalkan penyerapan APBD khususnya pada pos-pos anggaran yang langsung berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Pastikan setiap program dituntaskan dengan kualitas, tepat waktu, dan sesuai ketentuan. Mari bekerja dengan niat lurus dan penuh kesungguhan,” ungkapnya.
Refleksi dan Inovasi Jadi Kunci
Menjelang pergantian tahun, Gus Qowim juga mengajak seluruh jajaran Pemkot Kediri melakukan refleksi bersama atas capaian yang telah diraih, sekaligus menyiapkan langkah perbaikan untuk tahun berikutnya.
Ia menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang baik, integritas, serta akuntabilitas di tengah dinamika dan tantangan yang terus berkembang. Inovasi, menurutnya, bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. “Inovasi tidak harus besar, yang terpenting adalah kemauan untuk berubah dan melayani dengan lebih baik,” ujarnya.
“Mari kita jadikan menjelang akhir tahun ini momentum untuk refleksi dan muhasabah. Kita bergotong-royong untuk mewujudkan Kota Kediri MAPAN,” pungkasnya.
Apel pagi tersebut turut dihadiri Pj Sekda Kota Kediri M. Ferry Djatmiko, para asisten, staf ahli, kepala OPD, camat, direktur BUMD, serta tamu undangan lainnya. [nm/kun]






