Pacitan (beritajatim.com) – Rencana groundbreaking pembangunan Sekolah Rakyat (SR) tahap II di Pacitan kembali mengalami penundaan. Setelah sebelumnya dijadwalkan pada 25 November dan diundur hingga akhir bulan, agenda tersebut kini kembali bergeser ke pertengahan Desember atau minggu kedua bulan ini.
“Rencana jadwal minggu kedua Desember kontrak. Kami tetap menunggu keputusan dari Kementerian PUPR,” kata Kabid Tata Bangunan dan Jasa Konstruksi DPUPR Pacitan, Endhit Yuniarso, ditulis Selasa (9/12/2025).
Endhit mengaku belum menerima penjelasan detail terkait alasan mundurnya jadwal, namun informasi yang berkembang menyebutkan bahwa pemerintah pusat sedang melakukan proses kaji ulang anggaran di berbagai daerah, termasuk Pacitan.
SR tahap II rencananya akan dibangun dua lantai di atas lahan seluas 7,65 hektare yang disiapkan Pemkab Pacitan di sisi timur Wisma Atlet, Kelurahan Sidoharjo. Pacitan sebelumnya mendapat estimasi nilai Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk program SR sebesar Rp 565 miliar.
Meski demikian, besaran anggaran fisik yang akan digunakan dalam tahap ini belum dapat dipastikan. “Anggaran pastinya kami tidak tahu karena yang mengerjakan pemerintah pusat,” tambah Endhit.
Pembangunan tahap II ini nantinya akan menampung siswa dari dua titik operasional SR yang telah berjalan, yakni SR 1-B di Kantor Diklat yang saat ini memiliki 99 siswa dan SR 1-C di Balai Latihan Kerja (BLK) dengan jumlah 49 siswa. (tri/kun)






