Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya memanfaatkan jeda kompetisi BRI Super League selama dua minggu untuk melakukan evaluasi menyeluruh.
Carteker Persebaya, Uston Nawawi, menegaskan bahwa masa libur ini menjadi momentum penting untuk memperbaiki performa tim sebelum menjamu Borneo FC pada 20 Desember 2025 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
“Setelah pertandingan terakhir ini kita akan libur sebentar, evaluasi sebelum main lagi lawan Borneo di home,” ujar Uston pada Senin (8/12/2025).
Belum Kalah, Namun Minim Kemenangan
Mantan bintang Persebaya era 90-an itu mengakui bahwa dalam beberapa laga terakhir, Bajol Ijo memang belum tersentuh kekalahan. Namun, catatan tanpa kemenangan juga masih menghambat tim untuk merangkak naik di klasemen.
Ia menegaskan bahwa perbaikan akan dilakukan secara bertahap, terutama karena Persebaya ingin memutus tren hasil imbang dan kekalahan saat bermain di markas sendiri.
“Tentu di sisa waktu ini akan evaluasi bersama tim dan staf. Kita juga sudah bertekad mendapat 3 poin kembali,” tegasnya.
Bagi Uston, peran sebagai pelatih sementara bukan hal baru. Meski manajemen tidak memberikan target khusus, ia merasa memiliki tanggung jawab besar untuk mengembalikan performa Persebaya ke jalur positif.
“Saya bilang ini adalah tanggung jawab saya karena sebagai pengganti pelatih yang sampai saat ini belum ada. Jadi saya harus siap menggantikan dan membawa kemenangan,” tambahnya.
Persebaya Masih di Peringkat 9
Hingga pekan ke-13, Persebaya masih berada di posisi 9 klasemen sementara. Dari 13 laga yang dijalani, tim hanya mengemas 4 kemenangan, 6 hasil imbang, dan 3 kekalahan. Evaluasi mendalam dinilai menjadi langkah penting untuk memperbaiki posisi di papan klasemen. (ted)






