Jakarta (beritajatim.com) – Pelatih Timnas U22 Indonesia, Indra Sjafri memastikan Marselino Ferdinan batal tampil di SEA Games 2025 Thailand. Gelandang AS Trencin tersebut mengalami cedera hamstring sehingga klubnya tidak memberikan izin untuk bergabung dengan skuad Garuda Muda.
Sebagai pengganti, Indra memanggil gelandang Persik Kediri, Rifqi Ray Farandi. Pemain muda itu langsung terbang ke Thailand pada Rabu malam untuk menyusul rekan-rekannya yang telah berada di Chiang Mai sejak pekan lalu.
Indra mengungkapkan keputusan ini diambil setelah berkomunikasi langsung dengan pelatih AS Trencin. Ia menyebut Marselino sebenarnya sangat antusias membela Indonesia, namun kondisi cedera membuat sang pemain harus absen dari turnamen dua tahunan tersebut.
“Kami sudah berkomunikasi dengan pelatih AS Trencin bahwa Marselino Ferdinan tidak bisa dilepas klubnya karena mengalami cedera hamstring. Untuk itu, kami siapkan pengganti yakni Rifqi Ray Farandi dari Persik Kediri yang hari ini terbang ke Thailand untuk bergabung,” kata Indra Sjafri.
Marselino merupakan satu dari empat pemain yang berkarier di luar negeri dalam daftar final 23 pemain Timnas U22. Selain eks Persebaya Surabaya itu, tiga nama lain adalah Ivar Jenner (FC Utrecht), Dion Marxk (TOP Oss), dan Mauro Zijlstra (FC Volendam) yang seluruhnya bermain di Belanda. Di antara mereka, Marselino menjadi pemain paling berpengalaman setelah dua kali tampil di SEA Games 2021 dan 2023 serta mengantongi 37 caps bersama timnas senior.
Kepergian Marselino membuka jalan bagi Rifqi Ray, yang sebelumnya sempat dicoret pada fase akhir pemusatan latihan di Jakarta. Karena menempati posisi serupa, Indra memilih memanggilnya kembali untuk melengkapi skuad.
Indonesia akan memulai perjalanan di Grup C melawan Filipina pada Senin (8/12/2025) pukul 18.00 WIB. Kemudian menghadapi Myanmar pada Jumat (12/12/2025) di jam yang sama. Seluruh laga fase grup digelar di Stadion 700 Anniversary of Chiang Mai. Indra menyebut tim terus menjalani latihan intensif demi mematangkan strategi jelang laga pembuka.
Ia juga mengapresiasi dukungan PSSI, klub-klub I.League, dan tim luar negeri yang bersedia melepas pemain, mengingat SEA Games tidak masuk kalender resmi FIFA. (faw)






