Bondowoso (beritajatim.com) – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menerjang beberapa wilayah di Kabupaten Bondowoso, Rabu 3 Desember 2025 siang.
Data BPBD Bondowoso mencatat sedikitnya enam lokasi terdampak, mulai kawasan perkotaan hingga wilayah kecamatan.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.50 WIB. Pohon tumbang, atap rumah rusak, hingga gangguan lalu lintas menjadi dampak utama. Meski demikian, tidak ada korban jiwa.
Plt Kalaksa BPBD Bondowoso, Kristianto, menyampaikan bahwa laporan awal masuk melalui WhatsApp ke Pusdalops sekitar pukul 13.55 WIB. Tim langsung bergerak ke lapangan untuk memastikan kondisi.
“Kami menerima laporan adanya hujan intensitas tinggi yang disertai angin kencang. Beberapa pohon tumbang dilaporkan menimpa bangunan, termasuk atap parkir Masjid Al-Ikhlas di Pancoran, gudang padi di Karanganyar, serta dua rumah warga,” kata Kristianto.
Di Desa Grujugan Lor, atap rumah milik Supriadi mengalami kerusakan ringan. Sementara di Desa Sukosari, Kecamatan Tamanan, dapur rumah milik Saha ambruk dan masuk kategori rusak sedang.
Enam lokasi terdampak meliputi:
– Masjid Al-Ikhlas, Desa Pancoran, Bondowoso
– Desa Karanganyar, Kecamatan Tegalampel
– Desa Grujugan Lor, Jambesari DS
– Dusun Krajan 1, Desa Grujugan Kidul
– Desa Kupang, Kecamatan Curahdami
– Dusun Krajan, Desa Sukosari, Kecamatan Tamanan
Tim gabungan dari BPBD Bondowoso, Polsek, Koramil, Damkar, Dinas BSBK, Tagana, PMI, perangkat desa, media, dan warga terlibat dalam penanganan cepat di lokasi.
“TRC dan Pusdalops langsung melakukan asesmen dan penanganan awal, termasuk pemotongan pohon tumbang yang mengganggu lalu lintas. Semua laporan sudah kami sampaikan kepada pimpinan untuk tindak lanjut,” ujar Kristianto.
Tidak ada kendala berarti dalam operasi lapangan. Hingga malam hari, situasi Bondowoso dilaporkan aman dan terkendali, dengan cuaca hujan ringan di beberapa titik.
BPBD mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu. (awi/ted)






