Sumenep (beritajatim.com) – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mewanti-wanti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten setempat, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS), PPPK penuh waktu, maupun PPPK paruh waktu, agar tidak mengalami kegagapan teknologi (gaptek). Imbauan ini disampaikan usai menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di GOR A. Yani Sumenep pada Senin (01/12/2025).
“Kuasai teknologi dan teruslah belajar. Pemerintahan saat ini bergerak menuju digitalisasi. Karena itu, ASN harus mampu beradaptasi dengan aplikasi, sistem informasi, dan metode kerja baru,” tegas Bupati.
Sebanyak 5.224 PPPK di lingkungan Pemkab Sumenep baru saja menerima SK Bupati. Meski formasi kebutuhan awalnya 5.252, angka tersebut berkurang setelah verifikasi karena adanya PPPK paruh waktu yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS), mengundurkan diri, dan meninggal dunia.
“Jangan berhenti setelah menerima SK. Justru ini adalah titik awal untuk belajar lebih banyak lagi,” ujar Bupati. Ia menambahkan, keberadaan PPPK paruh waktu ini bertujuan untuk menambah kekuatan pelayanan publik di berbagai sektor yang membutuhkan percepatan.
Selain menguasai teknologi, Bupati Achmad Fauzi juga memberikan penekanan khusus pada aspek pelayanan publik. Ia meminta agar PPPK paruh waktu, terutama yang bertugas di bidang pelayanan publik, senantiasa menunjukkan sikap profesional dan ramah.
“Jangan dipersulit. Mereka datang untuk mendapatkan pelayanan terbaik. Beri penjelasan yang sejelas-jelasnya. Harus sabar. Harus senyum,” ucapnya, menekankan pentingnya keramahan dalam berinteraksi dengan masyarakat.
Lebih lanjut, Bupati juga meminta para PPPK paruh waktu yang telah menerima SK untuk mampu menjaga loyalitas kepada pemerintah daerah. Ia mendefinisikan loyalitas ini sebagai sikap profesionalisme yang menempatkan kepentingan masyarakat di atas segalanya.
“Loyalitas ini bukan berarti anti kritik ya. Maksudnya ini menjaga sikap profesional dan menetapkan kepentingan masyarakat di atas segalanya,” tandas Bupati Sumenep. [tem/beq]






