Surabaya (beritajatim.com) – Inovasi energi terbarukan melahirkan solusi bagi sektor pangan nasional. Seorang mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, Muhammad Hanif, sukses menciptakan alat pengendali hama tanaman bernama Terangin.
Inovasi ini berbasis kincir angin dan panel surya, yang memungkinkan petani mengendalikan hama tanpa ketergantungan pada pestisida kimia.
Terangin digadang menjadi jawaban atas isu ketahanan pangan berkelanjutan dan pengurangan biaya operasional petani.
Hanif menjelaskan Terangin adalah sistem perangkap hama bertenaga listrik bersih. Sumber utamanya dari kombinasi mikrogrid tenaga angin dan surya.
“Terangin saya rancang untuk memberdayakan komunitas pertanian. Kita pakai energi terbarukan, sehingga bisa meningkatkan produktivitas dan mewujudkan praktik pertanian berkelanjutan,” ujar Hanif, Rabu (19/11/2025).
Menariknya, bibit inovasi ini tidak berawal dari ruang riset kampus. Jauh sebelumnya, Hanif adalah seorang santri di Pondok Pesantren di Nganjuk, Jawa Timur.
Di pesantren tersebut, ia bahkan sempat membuat 18 kincir angin sederhana untuk pembangkit listrik. Pengalaman tersebut, termasuk kesempatan pertukaran pelajar ke University of Arizona, AS, mematangkan visinya tentang energi bersih untuk masyarakat desa.
Terangin kini bukan lagi sekadar prototipe. Inovasi ini sudah diuji langsung oleh petani bawang merah di Nganjuk. Hasilnya signifikan. Yakni penggunaan pestisida berkurang hingga 40 persen, dan produktivitas tanaman meningkat sekitar 20 persen.
Alat ini dinilai sangat tepat guna karena dirancang efisien, otomatis, dan mudah dioperasikan tanpa keterampilan teknis tinggi. Perpaduan energi angin dan matahari membuat petani terbebas dari ketergantungan biaya listrik.
“Keberhasilan inovasi tidak selalu dari teknologi rumit. Tapi dari kemampuan kita mengubah kebutuhan masyarakat menjadi solusi nyata,” tegas Hanif.
Berkat inovasinya, Hanif dan tim Terangin berhasil menembus TOP 3 Pertamuda Seed and Scale 2025 kategori Energy Future, kompetisi ide bisnis mahasiswa tingkat nasional yang diselenggarakan oleh PT Pertamina (Persero). [ipl/ted]






