Jakarta (beritajatim.com) – Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, memastikan sudah memvalidasi 18 dari 23 pemain yang akan dibawa ke SEA Games 2025 di Thailand bulan depan.
“Alhamdulillah, sekitar 18 pemain sudah hampir pasti, tinggal lima pemain lain yang akan diputuskan dalam beberapa hari ke depan,” ujar Indra pada Selasa (19/11/2025).
Dalam pertandingan tersebut, Mali sempat unggul lebih dulu melalui Sekou Kone pada menit ke-11 akibat kesalahan di sisi kiri pertahanan Indonesia. Garuda Muda kemudian membalas melalui gol debut Mauro Zijlstra pada menit ke-38, memanfaatkan umpan Hokky Caraka.
Memasuki babak kedua, Indonesia unggul cepat lewat kombinasi apik yang diakhiri penyelesaian Rafael Struick pada menit ke-52. Namun, Mali menyamakan skor pada menit ke-70 melalui Kone, membuat pertandingan berakhir imbang 2-2.
Indra menilai uji coba ini sangat bermanfaat untuk evaluasi tim. “Kami berterima kasih karena uji coba ini memberi banyak pelajaran. Pada 21-22 nanti, kami juga memberikan kesempatan pemain kembali ke klubnya masing-masing untuk tampil. Ada komitmen dengan para pelatih klub agar pemain bisa bermain di klubnya,” jelasnya.
Hasil imbang melawan Mali menutup rangkaian empat uji coba Indonesia melawan India dan Mali dengan catatan dua seri dan dua kekalahan. Meski demikian, Indra menilai timnya menunjukkan peningkatan dibanding laga pertama melawan Mali yang berakhir 0-3.
“Setelah pertandingan pertama, kami melakukan refleksi dan diskusi. Beberapa kesalahan masih terjadi, termasuk hari ini, yang akhirnya berujung kebobolan,” katanya.
Di SEA Games 2025, Indonesia berada di Grup C bersama Myanmar, Filipina, dan Singapura.
Garuda Muda akan memulai turnamen melawan Singapura pada 5 Desember, melawan Filipina pada 8 Desember, dan ditutup menghadapi Myanmar pada 12 Desember. Indonesia menargetkan mempertahankan medali emas yang diraih pada SEA Games 2023 di Kamboja. (faw/ian)






