Tuban (beritajatim.com) – Sebanyak 490 lulusan, terdiri dari 54 wisudawan jenjang Magister dan 436 jenjang Sarjana, resmi mengikuti Wisuda XXIII Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban yang digelar di Graha Sandiya PT Semen Gresik Tuban.
Acara tersebut turut dihadiri oleh berbagai tokoh strategis, mulai dari Ketua PGRI Provinsi Jawa Timur, perwakilan Kapolres Tuban dan Dandim 0811 Tuban, pimpinan perguruan tinggi se-Kabupaten Tuban, Ketua PGRI Kabupaten Tuban, Ketua PPLP-PT PGRI Tuban, hingga seluruh civitas akademika Unirow, mitra lembaga, serta mitra dunia usaha dan industri.
Dalam rangkaian kegiatan wisuda, Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., juga memberikan Orasi Ilmiah secara daring dengan tema “Sinergi Perguruan Tinggi dalam Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas 2045.”
Rektor Unirow Tuban, Prof. Dr. Warli, M.Pd., menyampaikan bahwa seluruh lulusan telah melalui proses pembelajaran yang terstandar, baik dari sisi legalitas, mutu akademik, maupun integritas sebagai landasan pendidikan sesuai ketentuan perundangan.
“Legalitas akademik para wisudawan tidak perlu diragukan. Legalitas mereka sah dan kualitas akademiknya terjamin,” ujar Dr. Warli, Sabtu (15/11/2025).
Guru Besar bidang Pembelajaran Aljabar itu menambahkan bahwa terdapat capaian akademik luar biasa dari enam mahasiswa yang berhasil menerbitkan 13 artikel ilmiah, meliputi 1 artikel terindeks Scopus, 6 artikel Sinta 2, 5 artikel Sinta 3, dan 1 artikel Sinta 5. Dengan capaian tersebut, mereka dinyatakan lulus melalui skema tanpa skripsi berbasis publikasi ilmiah.
“Ini pencapaian luar biasa. Mahasiswa mampu menunjukkan integritas akademik sekaligus kontribusi nyata dalam dunia penelitian,” terang Dr. Warli.
Ia juga berpesan mengenai tanggung jawab moral sebagai Sarjana dan Magister. Menurutnya, gelar akademik tidak hanya menunjukkan keunggulan pengetahuan, tetapi juga membawa ekspektasi masyarakat tentang etika dan kontribusi.
“Gelar akademik yang saudara sandang bukan hanya identitas, tetapi amanah. Jagalah ucapan dan tindakan sesuai martabat akademik seorang intelektual,” pesannya.
Di tempat yang sama, Ketua PPLP-PT PGRI Tuban, Sudjarwoto, SH., S.Pd., M.H., MM., M.Hum., menegaskan pentingnya karakter bagi setiap lulusan. Menurutnya, Unirow tidak hanya melahirkan Sarjana dan Magister, tetapi individu yang berkepribadian intelektual.
“Saudara telah menjadi sarjana yang berkarakter. Gelar yang Anda emban adalah simbol tanggung jawab, bukan sekadar pencapaian akademik,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi kerja keras pimpinan Unirow yang dinilainya konsisten menghasilkan lulusan unggul dari masa ke masa.
Senada dengan itu, Ketua PGRI Provinsi Jawa Timur, Dr. Djoko Adi Walujo, ST., MM., DBA., mengaku terkesan dengan konsep wisuda Unirow. Ia menilai Unirow sebagai kampus pertama yang memberikan ruang istimewa bagi wisudawan berprestasi dengan menampilkan foto mereka di area utama.
“Saya baru melihat wisuda seperti ini. Foto wisudawan terbaik dipajang, dan orang tua duduk di barisan depan. Ini penghargaan nyata atas prestasi mereka,” ujarnya.
Djoko menilai langkah tersebut dapat menjadi motivasi kuat bagi mahasiswa lainnya agar terus berprestasi. Menurutnya, Unirow tidak hanya sebagai kampus terbesar di Kabupaten Tuban, tetapi juga memiliki kapasitas SDM dan kemampuan komunikasi publik yang dibutuhkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pembangunan infrastruktur berkelanjutan. [dya/kun]






