Surabaya (beritajatim.com) – Gelaran Gerak Jalan Mojokerto–Surabaya (GMS) 2025 kembali menjadi magnet perhatian masyarakat Jawa Timur. Ajang tahunan yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jatim ini konsisten menjadi salah satu event olahraga jalan kaki terbesar di Indonesia. Ribuan peserta, baik dari kategori perorangan maupun beregu, dipastikan ambil bagian dalam kegiatan yang dimulai Sabtu, 15 November 2025 tersebut.
Antusiasme masyarakat terhadap GMS hampir tak pernah surut. Selain para peserta, ribuan penonton biasanya memadati sepanjang jalur untuk memberikan dukungan, menyemangati kerabat yang ikut, atau sekadar menikmati atmosfer semarak yang tersaji sejak start hingga garis finis. Namun, tingginya aktivitas di sepanjang koridor acara ini juga menjadi salah satu faktor yang perlu diwaspadai, terutama terkait potensi kemacetan di sejumlah titik.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, para peserta GMS akan melintasi ruas-ruas jalan utama yang menghubungkan Kota Mojokerto, Kabupaten Sidoarjo, hingga Kota Surabaya. Dispora Jatim melalui unggahan resmi di Instagram telah merilis daftar lengkap jalur yang dilewati. Masyarakat yang tak memiliki kepentingan mendesak disarankan untuk menghindari jalan-jalan tersebut, terutama pada jam-jam padat, guna meminimalkan kepadatan lalu lintas.
Kendaraan pribadi, angkutan umum, maupun logistik disarankan menggunakan jalur alternatif yang tidak bersinggungan dengan rute peserta untuk menjaga kelancaran mobilitas. Terlebih, GMS biasanya berlangsung hingga Minggu dini hari dan membuat beberapa titik rawan terjadi penumpukan kendaraan.
Rute Gerak Jalan Mojokerto–Surabaya (GMS) 2025
Berikut daftar ruas jalan yang akan dilalui peserta GMS 2025 sesuai dengan pengumuman resmi Dispora Jawa Timur:
Jl. Surodinawan
Jl. Prajurit Kulon
Jl. Tribuana Tungga Dewi
Jl. Brawijaya
Jl. Hayam Wuruk
Jl. Mayjen Sungkono
Jl. Jati Kulon
Jl. Raya Ijen
Jl. By Pass Mertek Jampirogo – Mlirip
Jl. Raya Mlirip – Krian
Jl. Mayjen Bambang Yuwono
Jl. Raya Kemangsen
Jl. Raya Krian
Jl. Simpang 5 Krian
Jl. Basuki Rahmat
Jl. Bibis Bunder
Jl. Raya Kemeraan
Jl. Raya Kemasaan
Jl. Raya Ponokawan
Jl. Raya Krian Taman
Jl. Raya Sidorejo
Jl. Raya Trosobo
Jl. Taman
Jl. Raya Kalijaten
Jl. Raya Ngelom
Jl. Raya Karang Pilang Barat
Jl. Raya Mastrip
Jl. Joyoboyo
Jl. Gunungsari
Jl. Wonokromo
Jl. Diponegoro
Jl. Pasar Kembang
Jl. Kedung Doro
Jl. Blauran
Jl. Bubutan
Jl. Kebun Rojo
Jl. Pahlawan
Dengan panjang lintasan yang menembus tiga wilayah sekaligus, GMS 2025 diprediksi berlangsung meriah sekaligus padat. Masyarakat diimbau melakukan penyesuaian perjalanan, terutama pada area yang berpotensi menjadi titik keramaian. [fyi/beq]






