Pacitan (beritajatim.com) – Suasana Auditorium Museum dan Galeri SBYANI Pacitan pada 8–9 November 2025 dipenuhi semangat para pelajar dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka berkumpul untuk mengikuti Lomba Baca Puisi Karya SBY 2025, ajang tingkat nasional yang digelar oleh Museum dan Galeri SBY ANI berkolaborasi dengan Dewan Kesenian Pacitan.
“Ini bentuk dukungan dalam bidang pendidikan dan pariwisata. Sebagai wadah para siswa dalam bidang sastra dan seni yang tertuang dalam lomba,”kata direktur Administrasi dan Bisnis Museum dan Galeri SBY*ANI, Nabila Amalina Rabu(12/11/2025).
Sebanyak 110 peserta dari berbagai daerah unjuk kebolehan melantunkan puisi diantaranya Hari Lalu Anak Pacitan, Tragedi Gaza hingga Reformasi Tidak Mati
“Pesertanya terdiri dari 55 peserta jenjang SD/MI/SLB sederajat dan 55 peserta jenjang SMP/MTs,” jelasnya.
Lomba Baca Puisi Karya SBY dapat menjadi agenda tahunan yang terus berkembang sebagai wadah apresiasi sastra dan penguatan karakter pelajar Indonesia melalui seni dan budaya.
Dalam lomba tingkat SD sederajat, Atma Al Hafizh dari SD Alam Pacitan berhasil meraih Juara I dengan perolehan nilai 274. Disusul Khalil Prasraya Mahanipuna dari MIN 3 Ponorogo di posisi kedua (273), dan Nathanila Embun Dahayu dari SD Negeri Baleharjo di posisi ketiga (270).
Sementara pada jenjang SLTP sederajat, Raesa Jasmin dari MTs Pembangunan Kikil Arjosari Pacitan tampil sebagai Juara I dengan nilai 273. Syifania Kirana Candra Putri dari SMP Negeri 4 Kota Surakarta meraih Juara II (269), dan Aliisya Zahirah Putri Ikhsan dari SMP Negeri 1 Pacitan menempati Juara III (268). [tri/aje]






