Surabaya (beritajatim.com) – Drama China bertema perjalanan waktu kembali mencuri perhatian lewat kisah hangat yang berpadu dengan cita rasa kuliner. “Yummy, Yummy? Yummy!”, garapan sutradara Bai Yun Mo yang diadaptasi dari novel populer Chang’an Small Restaurant karya Ying Tao Gao, menghadirkan perpaduan unik antara fantasi, sejarah, dan makanan.
Dibintangi oleh Li Yun Rui dan Wang Ying Lu, drama ini menawarkan kisah penuh kehangatan, humor, dan makna hidup yang dikemas dengan visual indah khas Dinasti Tang.
Drama China Yummy, Yummy? Yummy! sudah tayang sejak 9 Oktober 2025 di platform WeTV dan terdiri dari 32 episode. Serial ini menceritakan tentang keluarga Shen, para pecinta kuliner masa kini yang secara misterius terlempar ke masa Dinasti Tang, tepatnya di kota Yong’an. Tanpa teknologi modern seperti listrik atau ponsel, mereka harus beradaptasi dengan kehidupan kuno yang penuh tantangan.
Di tengah situasi sulit itu, Shen Shao Guang (Wang Ying Lu) memutuskan untuk membuka restoran kecil, menggunakan keterampilan memasak modern untuk menciptakan cita rasa baru yang memikat warga sekitar. Dari sinilah, kisah cinta dan perjalanan emosionalnya dengan Lin Yan (Li Yun Rui), seorang pejabat muda berhati lembut, perlahan tumbuh.
Berikut empat alasan kenapa drama ini layak untuk kalian tonton:
1. Perpaduan Fantasi dan Dunia Kuliner yang Unik
“Yummy, Yummy? Yummy!” bukan sekadar drama perjalanan waktu biasa. Cerita ini menggabungkan keajaiban fantasi dengan kelezatan kuliner yang menggugah selera. Melalui makanan, drama ini menggambarkan bagaimana rasa, budaya, dan emosi dapat menyatukan dua dunia yang berbeda. Setiap adegan masakannya dibuat detail dan hangat, membuat penonton seolah bisa ikut mencium aroma hidangan dari layar.
2. Chemistry Manis Antara Dua Pemeran Utama
Kehadiran Wang Ying Lu dan Li Yun Rui menjadi daya tarik utama drama ini. Karakter Shao Guang yang ceria dan gigih berpadu sempurna dengan sosok Lin Yan yang kalem dan penuh emosi tersembunyi. Hubungan keduanya berkembang secara alami—tanpa drama berlebihan—menjadikan perjalanan cinta mereka terasa tulus dan menyentuh.
3. Kehangatan dan Humor dari Keluarga Shen
Salah satu kekuatan drama ini terletak pada dinamika keluarga Shen. Mereka digambarkan sebagai keluarga modern yang harus beradaptasi di masa lalu dengan cara yang kocak namun mengharukan.
Setiap anggota keluarga memiliki kepribadian unik yang membawa warna tersendiri—mulai dari yang realistis, jenaka, hingga polos. Alih-alih fokus pada intrik politik seperti drama sejarah lain, kisah ini lebih menonjolkan makna kebersamaan dan kasih sayang keluarga.
4. Pesan Kehidupan yang Menyentuh
Lebih dari sekadar hiburan, “Yummy, Yummy? Yummy!” mengajak penonton untuk merenungkan arti kebersamaan dan penerimaan diri. Lin Yan belajar menemukan kedamaian setelah masa lalunya yang kelam, sementara Shao Guang menemukan keseimbangan antara kemandirian dan ketulusan hati. Menjelang akhir, suasana ceria berganti menjadi haru, meninggalkan kesan mendalam tentang kehilangan, cinta, dan makna hidup sederhana.
Secara keseluruhan, drama ini menyuguhkan kisah yang ringan namun penuh makna. Dengan sinematografi lembut, alur yang mengalir, dan akting natural para pemain, “Yummy, Yummy? Yummy!” menjadi tontonan yang menenangkan hati. [mnd/aje]







1 Komentar
most warm and sweet drama in October