Sumenep (beritajatim.com) – Puluhan alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Sumenep mendatangi Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) setempat tepat di Hari Pahlawan. Mereka beramai-ramai mendonorkan darahnya.
Kegiatan yang digagas Korps Alumni HMI (KAHMI) Timur Daya Sumenep tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama, terutama bagi yang membutuhkan darah.
“Alhamdulillah, ada 23 alumni HMI yang mendonorkan darahnya di PMI Sumenep pada momentum Hari Pahlawan ini,” kata Koordinator Korps Alumni HMI (KAHMI) Timur Daya Sumenep, Sawawi.
Menurutnya, Hari Pahlawan diperingati setiap tahun pada 10 November untuk mengenang dan menghormati para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raga hingga tetes darah terakhir untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Hari Pahlawan merupakan momentum bagi seluruh warga Indonesia untuk secara sungguh-sungguh dan terus-menerus merenungi dan meneladani nilai dan semangat perjuangan mereka yang sudah berkorban jiwa dan raga demi tegaknya Indonesia.
“Donor darah yang kami gagas ini adalah ikhtiar memaknai Hari Pahlawan. Kalau para pejuang berkorban hingga tetes darah terakhir untuk kemerdekaan, kami hanya ingin menyumbangkan setetes darah bagi yang membutuhkan,” ujar Sawawi.
Ia berharap ikhtiar kecil tersebut bisa membantu ketersediaan stok darah di PMI Sumenep dan selanjutnya bisa dimanfaatkan bagi yang membutuhkan.
Rombongan alumni HMI yang akan mendonorkan darah tersebut diterima oleh Ketua PMI Sumenep Edy Rasiyadi dan Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Sumenep dr Suci Hernawati.
Edy merespons positif kegiatan yang digagas KAHMI Timur Daya itu sebagai bentuk dukungan nyata kepada pengurus PMI Sumenep.
“Semoga kegiatan rutin donor darah ini terus berjalan dan kawan-kawan KAHMI Timur Daya tidak bosan melakukannya. Setetes darah adalah harapan bagi sesama,” katanya.
Sejak 2024, KAHMI Timur Daya Sumenep menjadikan donor darah sebagai kegiatan rutin berkala setiap 3-4 bulan sekali. (tem/ted)






