Manchester (beritajatim.com) – Matchweek kesebelas Premier League Minggu malam (9/11/2025) bakal monumental bagi tactivian Manchester City Pep Guardiola. Bukan sekadar akan menghadapi rival Liverpool FC. Melainkan laga yang akan dimainkan di Etihad Stadium, Manchester, itu bakal jadi laga ke-1000 dalam karier Guardiola.
999 laga sebelumnya terbentang sejak 2007. Rinciannya 42 laga bersama FC Barcelona B, 247 laga bersama FC Barcelona, 161 laga bersama Bayern Munchen, dan 549 laga bersama City.
Bersama FCB B (2007–2008), Guardiola mendapat 28 kemenangan atau 66,67 persen. Di FCB (2008-2012), dia membukukan 179 kemenangan (72,47 persen). Ketika di Bayern (2013-2016), Guardiola mencatatkan persentase kemenangan sebesar 75,16 persen dari 121 kemenangan. Saat melatih City sejak 2016, pelatih asal Spanyol itu membukukan 387 kemenangan atau 70,49 persen.
Total, kemenangan yang didapat Guardiola adalah 715 dari 999 laga. Rasio kemenangannya luar biasa; 71,57 persen. Sedangkan dia hanya merasakan 128 kekalahan.
“Itu (715 kemenangan dari 999 laga, Red) gila. Jika aku harus memulainya lagi, maka aku tidak akan mencapainya. Tetapi, aku tidak memikirkan semua kemenangan itu. Melainkan apa yang telah dilakukan,” papar Guardiola dilansir BBC.
Nah, sabar satu tim yang paling merepotkan Guardiola adalah LFC. Bagaimana tidak. Dari 24 pertemuan, Guardiola hanya membukukan 7 kemenangan alias rasio kemenangannya hanya 29,1 persen.
Tidak berlebihan jika laga ke-1000 Guardiola akan sangat memorable karena bertemu LFC. Kemenangan akan memperbaiki pertemuannya dengan The Reds sekaligus menjadikan laga ke-1000 miliknya semakin istimewa.
Kebetulan, City saat ini sedang on fire dengan hanya menelan 1 kekalahan dari 13 laga terakhir di semua ajang. Performa yang membuat mereka saat ini ada di posisi runner-up Premier League dengan 19 poin atau defisit 6 poin dari Arsenal yang memimpin.
Sebaliknya, LFC masih belum sepenuhnya bangkit dari tren buruk. Memang, dalam dua laga terakhir mereka berhasil menang. Tetapi, dalam 9 laga terakhir, 6 di antaranya berujung kekalahan.
“City adalah salah satu tim paling merepotkan. Laga ini ibarat El Clasico (Real Madrid vs FC Barcelona, Red) yang menegangkan,” ujar tactician LFC Arne Slot. (dio)
Perkiraan pemain:
Manchester City (4-1-4-1): 25-Donnarumma (g); 27-Nunes, 3-Ruben, 24-Gvardiol, 33-O’Reilly; 14-Gonzalez; 10-Cherki, 20-Bernardo, 47-Foden, 11-Doku; 9-Haaland
Pelatih: Pep Guardiola
Liverpool FC (4-2-3-1): 25-Mamardashvili (g); 12-Bradley, 5-Konate, 4-Van Dijk (c), 6-Kerkez; 38-Gravenberch, 10-Mac Allister; 11-Salah, 8-Szoboszlai, 7-Wirtz; 22-Ekitike
Pelatih: Arne Slot






