Malang (beritajatim.com) – PT Brawijaya Multi Usaha (BMU), Holding Company milik Universitas Brawijaya (UB), menerima kunjungan rombongan eksekutif CT Corp yang dipimpin Founder & Chairman CT Corp, Chairul Tanjung, pada Kamis (6/11/2025).
Chairul Tanjung hadir bersama President Director Detik Network Abdul Aziz, Director of Wholesale & Commercial Banking PT Allo Bank Indonesia Tbk Yogi Bima Sakti, dan Komisaris Utama PT Trans Media sekaligus mantan Menteri Pendidikan Nasional RI Mohammad Nuh. Pertemuan berlangsung di Head Office PT BMU dan dipimpin Direktur Utama PT BMU, Edi Purwanto, didampingi Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Lalu Roby Rajafi, serta Direktur Operasional Didik Huswo Utomo.
Direktur Utama PT BMU, Edi Purwanto, menyampaikan pertemuan ini menjadi langkah untuk mendorong sinergi antara kekuatan akademik dan ekosistem bisnis nasional. Fokus kerjasama diarahkan pada pengembangan unit hospitality di lingkungan UB yang berpotensi menjadi pusat layanan wisata edukasi, perluasan jaringan ritel dan layanan bagi masyarakat kampus, serta inkubasi dan percepatan bisnis mahasiswa, alumni, dan UMKM berbasis riset dan inovasi kampus. “Serta pengembangan model bisnis berkelanjutan yang memperhatikan aspek lingkungan dan sosial (ESG),” kata Edi.
Edi menegaskan bahwa kolaborasi ini selaras dengan visi penguatan dampak ekonomi kampus, baik di tingkat lokal maupun nasional. “Kami melihat kolaborasi dengan CT Corp bukan hanya soal ekspansi bisnis, tetapi membangun ekosistem yang sehat, inklusif, dan mendukung pengembangan potensi talenta kampus serta masyarakat sekitar,” ujarnya.
Chairul Tanjung menekankan peran strategis kampus sebagai pusat inovasi dan generator ekonomi baru. Usai pertemuan, kedua pihak akan menyusun kerangka program kerja bersama, melakukan uji kelayakan bisnis, dan membentuk tim pelaksana kolaborasi.
“Universitas bukan hanya tempat belajar, tetapi juga sumber ide, kreativitas, dan kewirausahaan. Kami melihat Universitas Brawijaya dan PT BMU memiliki potensi besar untuk tumbuh bersama,” kata Chairul Tanjung. [luc/beq]






