Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Persebaya Surabaya, Eduardo Perez, memiliki pertimbangan khusus saat menurunkan dua pemain muda, Sadida Nugraha dan Ichas Baihaqi, dalam laga melawan Persis Solo pada Minggu (2/11/2025) lalu. Keputusan itu disebutnya sebagai bagian dari proses pembinaan dan regenerasi tim yang tengah ia bangun musim ini.
Menurut pelatih asal Spanyol tersebut, kedua pemain tampil cukup impresif selama latihan dan menunjukkan performa menjanjikan sejak pra-musim saat menghadapi PSS Sleman.
“Mereka merupakan pemain muda yang baik apalagi mereka dari internal Persebaya. Mereka berusia sangat muda, 17 tahun, tapi memiliki kualitas. Apa salahnya saya mencoba menurunkan mereka untuk melihat bagaimana permainan mereka,” ungkap Edu.
Eduardo menilai kehadiran dua pemain muda ini menjadi keuntungan tersendiri bagi tim Bajol Ijo. Ia menyebut keduanya memiliki bekal teknis yang bagus, serta semangat dan disiplin tinggi yang perlu terus dibentuk agar siap bersaing di level profesional.
“Saya pikir kami akan memainkan empat pemain dari akademi ke tim utama, tetapi kami harus melakukannya selangkah demi selangkah karena tidak mudah bermain di sini dengan tekanan dan segalanya,” imbuhnya.
Komitmen Persebaya Surabaya terhadap pembinaan pemain muda lokal melalui program Elite Pro Academy (EPA) musim 2025/2026 kini memasuki tahap pembuktian. Total ada lima talenta muda jebolan akademi yang resmi promosi ke skuad utama.
Mereka adalah Moch Ichsas Baihaqi, Dimas Wicaksono, Sadida Nugraha Putra, Sheva Kardanu Setiawan, dan M. Ilham Al Arif. Kelima pemain ini mengisi posisi beragam mulai dari lini belakang, tengah, hingga penjaga gawang.
Langkah promosi tersebut menjadi bukti bahwa Persebaya tak hanya fokus mengejar prestasi jangka pendek, tetapi juga menyiapkan masa depan klub dengan menumbuhkan pemain muda potensial dari sistem pembinaan internal.
Program ini sekaligus menegaskan arah kebijakan pelatih Eduardo Perez yang menginginkan keseimbangan antara pemain senior berpengalaman dan darah segar hasil binaan akademi. Strategi tersebut dinilai penting agar regenerasi berjalan alami dan identitas permainan Persebaya tetap terjaga di masa depan. [way/beq]






