Surabaya (beritajatim.com)- Tren thrifting masih jadi fenomena populer di kalangan anak muda masa kini. Thrifting bukan hanya sekadar cara hemat, tapi juga gaya hidup ramah lingkungan dan unik. Namun, tidak semua barang thrift layak dibeli sebab selalu ada risiko mendapatkan barang zonk seperti kondisi yang rusak, kotor, atau tidak layak pakai.
Hal ini dikarenakan baju thrift merupakan baju yang kondisinya bekas orang lain. Berikut ini panduan agar Anda tidak menyesal memilih baju thrift dan baru menyadari ketika sudah di rumah.
Perhatikan Kualitas Bahan
Sebelum menentukan akan membawa pulang baju thrift pilihan Anda, pastikan untuk selalu mengecek bahan sebelum membeli. Jika membeli baju thrift secara offline, Anda memiliki kesempatan untuk menyentuh dan merasakan tekstur kain supaya dapat memastikan apakah kain masih kuat dan tidak tipis karena usia. Usahakan untuk menghindari bahan yang sudah melar, berbulu, atau pudar warnanya. Jika ingin melihat seratnya lebih jeli, Anda bisa membawa senter HP untuk melihat kondisi serat kain di tempat thrift yang pencahaannya redup.
Cek Noda dan Kerusakan Jahitan
Selain memperhatikan kualitas bahan, Anda juga harus mengecek noda dan jahitan baju. Periksa noda, sobekan, atau mungkin bagian jahitan yang lepas. Beberapa noda bisa dicuci, tapi noda yang diakibatkan minyak atau tinta lebih sulit hilang.
Periksa juga bagian tersembunyi seperti ketiak, leher, atau pinggiran lengan. Jika Anda bisa memperbaikinya sendiri, misalnya dengan menjahit, dan tak masalah dengan kerusakan itu, maka baju thrift tersebut dapat Anda pinang. Intinya, pertimbangkan seberapa parah kerusakannya.
Cermati Ukuran dan Model
Baju thrift seringkali berasal dari berbagai negara, jadi ukuranya tidak selalu sama dengan ukuran lokal. Jangan lupa untuk selalu membawa meteran kecil setiap thrifting atau mencoba langsung jika bisa. Pilihlah model yang sesuai dengan gaya pribadi agar tetap percaya diri memakainya. Jangan hanya tergoda karena merek terkenal yang dijual dengan harga murah, tapi juga pertimbangkan kenyamanan dan kesesuaian bentuk tubuh.
Cuci dan Rawat Sebelum Dipakai
Setelah membawa pulang baju thrift pilihanmu, jangan lupa untuk cuci bajunya sebelum dipakai. Cuci dengan air panas atau deterjen antibakteri untuk memastikan kebersihan baju. Jika perlu, rendam juga dengan cuka atau baking soda agar bau apek hilang.
Apabila ada yang perlu dijahit dan benang yang tidak rapi, Anda harus memperbaikinya terlebih dahulu sebelum kerusakan makin parah. Setelah diperbaiki dan dicuci, setrika baju dengan suhu tinggi untuk membunuh kuman.
Thrifting bisa jadi pengalaman seru sekaligus cara cerdas untuk tampil gaya tanpa harus keluar banyak uang. Kuncinya ada pada ketelitian saat memilih, mulai dari bahan, kondisi, hingga ukuran pakaian. Jangan tergesa-gesa hanya karena harganya murah. Dengan sedikit kesabaran dan kejelian, kamu bisa menemukan baju thrift berkualitas yang layak dipakai dan pastinya bikin tampilanmu makin unik tanpa bikin dompet menjerit. [Nazala Habibah Fathyadin]






