Bondowoso (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Bina Marga, Sumber Daya Air, dan Bina Konstruksi (BSBK) melaksanakan pekerjaan rehabilitasi jalan di kawasan MT Haryono, Kelurahan Badean, Kecamatan Bondowoso.
Pekerjaan ini bertujuan untuk memperbaiki kerusakan parah yang terjadi pada jalan tersebut, khususnya di sisi barat atau jalur kiri yang sering dilalui oleh kendaraan bertonase tinggi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas BSBK Bondowoso, Ansori, menjelaskan bahwa kerusakan pada jalan MT Haryono sudah cukup mengkhawatirkan. Banyak bagian jalan yang berlubang, bergelombang, dan bahkan amblas di satu sisi lajur, yang mengganggu arus lalu lintas.
“Banyak bagian jalan yang berlubang, bergelombang dan amblas di satu sisi lajur yang mengganggu arus lalu lintas. Karena itu, kami lakukan perbaikan,” ungkap Ansori dalam wawancaranya dengan beritajatim.com pada Selasa, 28 Oktober 2025.
Pekerjaan rehabilitasi yang sedang dilaksanakan adalah rehabilitasi berkala dengan panjang 230 meter dan lebar 3 meter di satu lajur. Tahapan pengerjaan dimulai dengan pengerukan jalan sedalam 80 sentimeter, kemudian diuruk kembali dan dilapisi dengan beton agar lebih kuat menahan beban kendaraan berat.
“Anggaran yang digunakan berasal dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025 sebesar Rp800 juta,” terang Ansori.
Pemilihan titik pengerjaan di ruas Jalan MT Haryono ini didasarkan pada adanya gudang produksi rokok di kawasan tersebut. Hal ini sejalan dengan ketentuan penggunaan DBHCHT yang salah satunya diperuntukkan bagi pembangunan infrastruktur di sekitar industri hasil tembakau. “Datanya kami peroleh dari Diskoperindag Bondowoso,” jelasnya.
Proyek rehabilitasi ini merupakan bagian dari misi Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid, yaitu untuk menyelesaikan pembangunan infrastruktur dengan program infrastruktur tuntas (rantas). Tujuannya agar kualitas sarana jalan di wilayah perkotaan maupun pedesaan semakin baik, sehingga mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar, aktivitas ekonomi meningkat, dan wajah kota Bondowoso semakin tertata dengan rapi.
“Tujuannya agar mobilitas masyarakat makin lancar, aktivitas ekonomi meningkat, dan wajah kota Bondowoso makin tertata,” tambah Ansori, mengakhiri wawancara. [awi/suf]






