Kediri (beritajatim.com) – Dalam rangka memperingati dua tahun genosida di Gaza dan Milad Lembaga Manajemen Infaq (LMI), LMI Kediri bersama QUPRO dan Aliansi Kemanusiaan Indonesia (AKSI) menggelar Konser Kemanusiaan bertajuk “Dari Kediri untuk Palestina” di Graha Lila Semesta. Acara ini menjadi wujud nyata solidaritas masyarakat Kediri untuk mendukung perjuangan kemanusiaan rakyat Palestina.
Kegiatan yang dihadiri ratusan peserta dari berbagai kalangan ini menghadirkan Shoutul Harokah sebagai bintang tamu utama, serta komika dan konten kreator Wawan Saktiawan. Turut hadir pula Ustaz Rifky Ja’far Thalib sebagai pembicara utama dan Anisa Rahmah sebagai pembawa acara.
Suasana konser berlangsung penuh semangat solidaritas, diwarnai lantunan nasyid perjuangan, penampilan paduan suara sekolah, hingga pembacaan puisi bertema kemanusiaan oleh santri dan pelajar.
Iqbal Muharrom, Manajer Event LMI, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. “Bapak-bapak dan ibu-ibu yang hadir di sini bukan karena kepentingan pribadi, tapi dengan semangat yang sama untuk melangitkan doa dan mengeraskan suara agar didengar oleh seluruh dunia, bahwa masih ada orang-orang dari Kediri dan sekitarnya yang peduli kepada saudara-saudara kita di Palestina,” ujarnya.
Antusiasme masyarakat Kediri terlihat luar biasa. Dalam acara tersebut, terkumpul donasi sebesar Rp588.273.400 ditambah emas Antam 0,5 gram, yang seluruhnya akan disalurkan untuk membantu rakyat Palestina melalui program kemanusiaan LMI dan mitra-mitranya.
Manajer Regional LMI Jawa Timur, Luqman Hadi, menyampaikan rasa syukur atas partisipasi masyarakat Kediri. “Luar biasa antusias masyarakat Kediri untuk bersama-sama mendukung saudara-saudara kita di Palestina. Donasi yang terkumpul juga sangat luar biasa, lebih dari setengah miliar rupiah. Kami berterima kasih kepada QUPRO, AKSI, dan semua pihak yang berkolaborasi menyukseskan kegiatan ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Wawan Saktiawan mengaku bangga bisa berpartisipasi dalam konser kemanusiaan yang dikemas secara menyenangkan namun penuh makna.
“Senang bisa terlibat di acara yang digagas oleh LMI bersama QUPRO. Seru, venue penuh, suasananya luar biasa. Ini aksi kemanusiaan yang menyenangkan, entertain tapi tetap mengingatkan kita pada perjuangan saudara-saudara di Palestina,” katanya.
Penampilan Shoutul Harokah dengan lagu-lagu perjuangan menambah haru dan semangat peserta yang turut menyanyikan bersama. Momen reflektif juga hadir saat pelajar membacakan puisi bertema kemerdekaan dan kemanusiaan yang menggugah emosi penonton.
Melalui konser ini, LMI berharap semangat kepedulian masyarakat Indonesia terhadap Palestina semakin menguat. “Kami percaya, kebaikan yang disalurkan hari ini akan menjadi cahaya harapan bagi saudara-saudara kita di Gaza,” tutup Luqman.
Kegiatan “Dari Kediri untuk Palestina” menjadi bukti nyata bahwa Kediri tidak hanya peduli pada sesama di lingkup lokal, tetapi juga ikut bersuara dan bertindak untuk kemanusiaan global, menjadikan solidaritas sebagai bentuk nyata cinta dan kepedulian tanpa batas. [nm/aje]






