Surabaya (Beritajatim.com) – LG Electronics (LG) resmikan fasilitas produksi AC seluas 32.000m² di Jawa Barat, siap produksi 700.000 unit di tahun pertama. Langkah strategis dorong swasembada lokal, efisiensi energi, dan serap tenaga kerja.
Pabrik baru ini tak sekadar menambah kapasitas produksi, namun menjadi pilar penting dalam strategi global perusahaan yang dikenal sebagai ‘Global South’. Untuk tahap awal, LG menargetkan produksi sekitar 700.000 unit AC indoor dan outdoor. Namun, sinyal ekspansi sudah terlihat jelas, di mana perusahaan berencana untuk menggandakan kapasitas produksi dalam waktu dekat.
Investasi ini bukan hanya tentang kuantitas, melainkan juga kualitas dan keberlanjutan. Setiap unit AC yang diproduksi di Bekasi akan melewati standar kendali mutu ketat LG melalui penerapan LG Korean Quality Control System, menjamin kinerja yang konsisten, efisiensi energi superior, dan keandalan jangka panjang.
Sejalan dengan inisiatif Pemerintah Indonesia, pabrik ini turut mendukung penyelarasan Standar Kinerja Energi Minimum (SKEM) dengan standar ASEAN. Lebih lanjut, AC rumah tangga LG dari pabrik ini menggunakan refrigeran R32, yang dikenal luas lebih ramah lingkungan, menegaskan komitmen LG terhadap industri hijau.
Salah satu poin paling krusial dari investasi ini adalah kontribusi terhadap industri dalam negeri. LG berkomitmen kuat untuk mencapai nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) lebih dari 40%. Target ini menjadi motor penggerak swasembada lokal dan penguatan rantai pasokan nasional.
“Fasilitas produksi yang dioperasikan mitra di Indonesia ini menggarisbawahi kemajuan luar biasa yang kami buat dalam memajukan strategi Global South kami,” ujar James Lee, President of the LG ES Company.
“Dengan memperkuat kapasitas produksi lokal, kami dapat menyediakan solusi tata udara canggih dan lebih baik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Indonesia dan pasar sekitarnya. Sekaligus mendorong pertumbuhan di seluruh kawasan,” tambahnya.
Lebih dari itu, keberadaan pabrik ini diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong transfer pengetahuan dalam teknologi pendingin udara (HVAC), yang pada akhirnya akan merangsang pertumbuhan ekonomi regional.
“Kami percaya bahwa masa depan industri Indonesia akan ditentukan oleh kolaborasi, inovasi, dan keberlanjutan. Bersama Indonesia, kami terus melangkah maju,” pungkas Ha Sang-chul, President of LG Electronics Indonesia.
Kehadiran pabrik yang dioperasikan mitra lokal di Bekasi ini menjadi cerminan nyata dari fokus LG dalam memperkuat portofolio bisnisnya di pasar utama seperti Brasil, India, Thailand, dan kini Indonesia, menjadikan Nusantara sebagai pusat manufaktur, R&D, penjualan, dan pemeliharaan untuk kawasan Asia Tenggara dan sekitarnya.[rea}






