Mojokerto (beritajatim.com) – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, pada Kamis (23/10/2025) malam menyebabkan tanah longsor di Jalan Raya Desa Claket. Material longsor berupa tanah dan bebatuan menutup sebagian badan jalan hingga sempat mengganggu arus lalu lintas antara Pacet dan Trawas.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim, mengatakan peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 18.10 WIB. Berdasarkan laporan warga, tebing penahan tanah di sisi jalan runtuh dan menimbun sebagian jalur utama penghubung dua kawasan wisata tersebut.
“Begitu mendapat laporan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Mojokerto langsung menuju lokasi untuk melakukan asesmen dan kaji cepat. Material tebing penahan tanah dengan panjang sekitar 15 meter, tinggi 10 meter, dan ketebalan 1,5 meter,” ungkap Khakim, Jumat (24/10/2025).
Setibanya di lokasi, petugas BPBD bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Mojokerto, Koramil Pacet, Polsek Pacet, perangkat desa, dan warga setempat langsung melakukan kerja bakti membersihkan material longsor. BPBD juga menyalurkan bantuan peralatan darurat.
“Yakni berupa 15 sekop dan 1 arco untuk mempercepat proses pembersihan. Upaya pembersihan dilakukan secara gotong royong agar jalan segera bisa dilalui kembali. Setelah upaya penanganan berlangsung semalaman, Jumat sekitar pukul 08.45 WIB, seluruh material longsor berhasil dibersihkan,” jelasnya.
Selain pembersihan material, petugas juga melakukan penyemprotan air di lokasi untuk menghilangkan sisa lumpur dan memastikan jalur tidak licin. Saat ini kondisi sudah normal, dan arus lalu lintas di Jalan Raya Claket kembali lancar serta aman untuk dilalui kendaraan.
BPBD Kabupaten Mojokerto mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi pengendara yang melintas di kawasan perbukitan saat hujan deras.
“Kepada pengguna jalan saat melintas di kawasan perbukitan seperti Claket dan Pacet agar tetap waspada terhadap potensi longsor, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi,” pungkas Khakim. [tin/beq]






