Surabaya (beritajatim.com) – Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI periode 2020–2024, Sandiaga Salahudin Uno, memberikan dukungan penuh terhadap tur konser penyanyi religi dunia Maher Zain di Indonesia.
Konser yang akan digelar di tiga kota besar — Jakarta, Surabaya, dan Makassar — ini diharapkan menjadi momentum kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat peran industri kreatif dalam pertumbuhan ekonomi nasional.
Sandiaga menilai kehadiran Maher Zain, penyanyi asal Swedia berdarah Libanon, bukan sekadar hiburan semata, melainkan bentuk sinergi nyata antara seni, religi, dan ekonomi kreatif.
“Ini adalah selebrasi untuk kita bershalawat, sekaligus bentuk dukungan terhadap pergerakan ekonomi kreatif yang kini semakin berkontribusi besar terhadap PDRB Indonesia,” ujar Sandiaga Uno saat menghadiri Rakerda XVII & Forbisda BPD HIPMI Jawa Timur di Surabaya, Kamis (23/10/2025).
Dalam kesempatan itu, Sandiaga juga menyampaikan apresiasi kepada Raja Mas Panca selaku penyelenggara konser dan Kolaboratorium sebagai fasilitator acara. Ia menilai sinergi tersebut menjadi contoh konkret bahwa sektor kreatif mampu memberikan nilai tambah, tidak hanya secara ekonomi, tetapi juga spiritual dan sosial.
“Maher Zain memiliki hubungan istimewa dengan Indonesia sejak 2014. Ia selalu mencintai negeri ini, terutama Jawa Timur,” tutur Sandiaga. “Pemilihan kota Surabaya sebagai salah satu lokasi konser sangat tepat karena kota ini menjadi pusat tumbuhnya banyak talenta ekonomi kreatif di Indonesia bagian timur.”
Konser tur Maher Zain kali ini juga bertepatan dengan peluncuran lagu terbarunya, “Qolbi Fi Madinah”, yang telah menembus lebih dari 1 miliar streaming di berbagai platform digital. Sandiaga menyebut capaian tersebut sebagai bukti bahwa musik religi mampu menembus batas global dan menjadi inspirasi bagi pelaku industri kreatif tanah air.
Selain Maher Zain, konser ini juga akan menampilkan Harris J, penyanyi muda asal Inggris yang dikenal dengan lagu-lagu bernuansa spiritual.
“Kehadiran Harris J diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk berani berkarya dan mendunia lewat jalur industri kreatif,” kata Sandiaga. “Kita ingin semakin banyak talenta Indonesia yang dikenal dunia, sebagaimana Maher yang konsisten menyebarkan pesan kebaikan.”
Menurut Sandiaga, konser Maher Zain hadir pada momen yang istimewa karena berdekatan dengan peringatan Hari Santri Nasional. Ia menegaskan bahwa bangsa Indonesia patut bersyukur atas peran para santri yang terus menjaga tradisi shalawat dan syiar positif.
“Bangsa ini terselamatkan karena santri yang rajin bershalawat. Konser ini menjadi ruang bersama untuk merayakan nilai-nilai itu,” ucapnya.
Sandiaga berharap, dukungannya terhadap konser Maher Zain dapat memperkuat semangat spiritual, kreativitas, dan kolaborasi dalam membangun ekonomi nasional.
“Kita menikmati lantunan shalawat, tapi juga berkontribusi pada kebangkitan ekonomi kreatif. Ini kolaborasi yang pas — antara musik, pesan kebaikan, dan kemajuan bangsa,” tandasnya.
Konser Maher Zain di Surabaya Convention Center (SCC) Pakuwon Mall, yang akan digelar pada 16 November 2025, merupakan hasil kolaborasi antara penyelenggara konser dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Timur.
Ketua Umum HIPMI Jatim, Ahmad Salim Assegaf, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi bentuk nyata dukungan HIPMI terhadap tumbuhnya industri kreatif dan UMKM di daerah.
“Kolaborasi ini adalah kontribusi HIPMI Jatim bagi industri kreatif Indonesia, khususnya di Jawa Timur. Melalui konser ini, kami juga mendorong UMKM lokal untuk ikut meramaikan event-event besar seperti ini,” pungkasnya. (ted)






