Surabaya (beritajatim.com)- Angle atau sudut pengambilan gambar dalam dunia fotografi memberikan pengaruh yang besar untuk menentukan hasil akhir sebuah foto. Angle tidak hanya sekadar mengarahkan kamera ke subjek, tetapi kamu harus memahami cara kamu bercerita melalui lensa. Saat kamu menemukan sudut yang cocok dan berbeda, foto yang biasa-biasa saja akan berubah menjadi luar biasa. Agar hasil jepretanmu semakin keren, ini adalah lima tips untuk menemukan angle terbaik saat memotret.
1. Mengenali Subjek Utama yang Akan Kamu Tekankan
Sebelum menekan tombol untuk memotret, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah memahami siapa atau apa yang menjadi subjek utama dalam foto. Hal ini perlu untuk dilakukan karena setiap subjek mempunyai karakter yang berbeda. Contohnya saat kamu sedang memotret manusia, maka kamu harus menentukan bagian mana yang ingin ditonjolkan, apakah ekspresi wajah, gaya berpakaiannya, atau aktivitas yang dilakukan. Jika kamu sedang memotret benda atau makanan, maka kamu harus memilih angle yang lebih menonjolkan tekstur dan warnanya.
2. Bereksperimen dengan Ketinggian Kamera
Salah satu kesalahan yang paling umum bagi fotografer pemula adalah memotret semuanya dengan posisi berdiri. Padahal, perubahan kecil dalam ketinggian kamera bisa mengubah kesan foto secara drastis. Untuk itu, kamu bisa mencoba untuk memotret dengan berbagai posisi, mulai dari berjongkok, berbaring, duduk, atau bahkan naik ke tepat yang lebih tingi. Contohnya saat kamu ingin memotret hewan peliharaan, maka ambilah angle yang sejajar dengan tinggi mereka.
3. Manfaatkan Garis dan Pola di Sekitar
Garis, pola, dan bentuk bisa membantu memperkuat efek agle. Salah satu teknik populer adalah menggunakan leading lines, yaitu garis-garis yang secara alami mengarahkan pandangan mata ke subjek utama. Selain itu, kamu juga harus memperhatikan pola yang berulang seperti motif lantai, jendela, atau daun yang bisa menciptakan latar visual yang menarik jika diambil dari sudut tertentu. Kamu bisa mencoba memainkan angle dari atas untuk menonjolkan pola tersebut.
4. Memperhatikan Pencahayaan dan Arah Bayangan
Terkadang angle yang dipilih akan terlihat lebih bagus jika didukung dengan pencahayaan yang tepat. Hal ini dikarenakan bahwa sudut pengambilan foto tidak bisa dipidahkan dari arah datangnya cahaya. Jika kamu ingin hasil fotomu lebih memperlihatkan tekstur dan dimensi pada wajah atau objek maka kamu bisa memposisikan cahaya dari samping. Jika kamu ingin membuat hasil fotomu lebih lembut dan rata maka kamu bisa memposisikan cahaya dari depan. Hindari memotret dari angle yang membuat bayangan jatuh ke wajah atau bagian penting objek, kecuali kamu memang ingin efek kontras tersebut.
5. Mencoba Banyak Sudut dan Membandingkan Hasilnya
Jika kamu ingin hasil jepretanmu terlihat sempurna, maka usahakan untuk tidak puas dengan satu jepretan saja. Ini akan membuatmu untuk mencoba mengambil foto dari berbagai angle. Selain itu, cobalah untuk membandingkan hasil foto dari berbagai sudut agar membuatmu menjadi lebih peka terhadap bentuk, cahaya, dan keseimbangan posisi.
Menemukan angle terbaik saat memotret bukanlah hal yang bisa dikuasai dalam semalam. Dibutuhkan latihan, kepekaan, dan keberanian untuk bereksperimen. Kunci utamanya adalah ada di deskripsi di atas. Dengan menggabungkan kelima hal ini, kamu bisa menghasilkan foto yang tidak hanya indah serta memiliki cerita dan karakter yang kuat. [Pranata Dewi Ratna Swari]






