Bangkalan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus berupaya mempersempit kesenjangan pendidikan antara wilayah perkotaan dan pedesaan.
Upaya itu diwujudkan melalui program beasiswa bertajuk “Satu Desa Satu Mahasiswa”, yang menjadi salah satu inovasi unggulan Pemkab Bangkalan dalam memajukan sumber daya manusia (SDM) daerah.
Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menjelaskan bahwa inovasi daerah tidak selalu berbentuk teknologi, tetapi juga bisa berupa kebijakan yang berdampak langsung terhadap pembangunan manusia. Salah satunya diwujudkan melalui pemberian beasiswa bagi satu pemuda dari setiap desa di Bangkalan untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
“Inovasi adalah kunci membangun Bangkalan. Melalui beasiswa ini, kami ingin membuka akses pendidikan tinggi seluas-luasnya bagi anak-anak desa,” ujar Lukman, Kamis (16/10/2025).
Program ini menyasar pemuda dari 281 desa dan kelurahan di Bangkalan yang berkeinginan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Menurut Lukman, program “Satu Desa Satu Mahasiswa” merupakan langkah strategis dalam membangun SDM unggul dari pelosok desa sekaligus memperkuat semangat pengabdian kepada daerah asal mereka.
Bupati menambahkan, Pemkab Bangkalan saat ini tengah menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Jawa Timur untuk memastikan program ini berjalan efektif dan berkelanjutan.
“Kami berharap, setelah lulus, para penerima beasiswa bisa kembali ke desa masing-masing dan menjadi motor penggerak kemajuan di daerahnya,” pungkasnya. [sar/kun]






